Selasa, 29 September 2020

Elektabilitas Ridwan Kamil Anjlok, Kalah Populer dari Deddy Mizwar

Elektabilitas Ridwan Kamil Anjlok, Kalah Populer dari Deddy Mizwar

Foto: Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dede Yusuf bersaing ketat dalam Pilgub Jabar mendatang. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, popularitas dan elektabilitas Walikota Bandung, Ridwan Kamil dinilai makin anjlok. Elektabilitas Walikota Bandung itu kalah saing dari sejumlah tokoh seperti Deddy Mizwar, Iwa Karniwa dan Dedi Mulyadi.

Hasil survei Pilgub Jabar 2018 yang dirilis Program Pasca Sarjana (PPS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menunjukan fluktuasi tingkat popularitas dan elektabilitas sejumlah calon gubernur.

Direktur PPS UIN Gunung Djati, Agus Salim Mansyur memaparkan, dari Hasil Survei ke-2 terhadap bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat untuk periode 2018-2023 untuk periode 22 Mei-4 Juni 2018 terdapat lima bakal calon yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas memadai untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat 2018.

Kelima kandidat tersebut antara lain Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Dede Yusuf, Iwa Karniwa, dan Dedi Mulyadi.

“Tingkat popularitas mereka, mengalami fluktuasi cukup tinggi jika dibandingkan dengan hasil survei pertama yang diselenggarakan 20 Maret-1 April 2017,” katanya seperti dilansir RMOLJabar.com, Selasa (4/7).

Dari sampel 5.000 warga Jawa Barat yang sudah memiliki hak pilih, kata Agus, tingkat popularitas Deddy Mizwar berada pada rangking pertama menggeser Ridwan Kamil yang turun di posisi kedua.

Dari aspek popularitas, Deddy Mizwar meningkat dari 18,65 persen menjadi 19,71 persen. Sedangkan Ridwan Kamil menurun dari 24,28 persen pada survei pertama menjadi 18,49 persen. Penurunan popularitas Cagub yang diusung Partai Nasdem itu sebesar 5,79 persen.

“Begitu juga dengan ketiga bakal calon lainnya mengalami pergeseran, Dede Yusuf meningkat dari 15,68 persen menjadi 17,41 persen, Iwa Karniwa meningkat dari 8,99 persen menjadi 13,88 persen, dan Dedi Mulyadi meningkat dari 10,70 persen menjadi 11,60 persen,” papar Agus.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.