Rabu, 28 Juli 2021

Elektabilitas Ridwan Kamil Anjlok, Kalah Populer dari Deddy Mizwar

Elektabilitas Ridwan Kamil Anjlok, Kalah Populer dari Deddy Mizwar

Foto: Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dede Yusuf bersaing ketat dalam Pilgub Jabar mendatang. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, popularitas dan elektabilitas Walikota Bandung, Ridwan Kamil dinilai makin anjlok. Elektabilitas Walikota Bandung itu kalah saing dari sejumlah tokoh seperti Deddy Mizwar, Iwa Karniwa dan Dedi Mulyadi.

Banner Iklan Swamedium

Hasil survei Pilgub Jabar 2018 yang dirilis Program Pasca Sarjana (PPS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menunjukan fluktuasi tingkat popularitas dan elektabilitas sejumlah calon gubernur.

Direktur PPS UIN Gunung Djati, Agus Salim Mansyur memaparkan, dari Hasil Survei ke-2 terhadap bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat untuk periode 2018-2023 untuk periode 22 Mei-4 Juni 2018 terdapat lima bakal calon yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas memadai untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat 2018.

Kelima kandidat tersebut antara lain Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Dede Yusuf, Iwa Karniwa, dan Dedi Mulyadi.

“Tingkat popularitas mereka, mengalami fluktuasi cukup tinggi jika dibandingkan dengan hasil survei pertama yang diselenggarakan 20 Maret-1 April 2017,” katanya seperti dilansir RMOLJabar.com, Selasa (4/7).

Dari sampel 5.000 warga Jawa Barat yang sudah memiliki hak pilih, kata Agus, tingkat popularitas Deddy Mizwar berada pada rangking pertama menggeser Ridwan Kamil yang turun di posisi kedua.

Dari aspek popularitas, Deddy Mizwar meningkat dari 18,65 persen menjadi 19,71 persen. Sedangkan Ridwan Kamil menurun dari 24,28 persen pada survei pertama menjadi 18,49 persen. Penurunan popularitas Cagub yang diusung Partai Nasdem itu sebesar 5,79 persen.

“Begitu juga dengan ketiga bakal calon lainnya mengalami pergeseran, Dede Yusuf meningkat dari 15,68 persen menjadi 17,41 persen, Iwa Karniwa meningkat dari 8,99 persen menjadi 13,88 persen, dan Dedi Mulyadi meningkat dari 10,70 persen menjadi 11,60 persen,” papar Agus.

Tim peneliti PPS UIN juga mendapatkan, meski tingkat elektabilitas Ridwan Kamil masih pada peringkat pertama, namun mengalami penurunan yang cukup tajam.

Pada survei pertama, tingkat elektabilitas Ridwan Kamil melejit 55,11 persen, namun pada survei kedua menurun menjadi 40,40 persen. Penurunan elektabilitas Ridwan Kamil sebesar 14,71 persen.

Sementara Wakil Gubernur Bandung, Deddy Mizwar di urutan kedua mengalami peningkatan dari 16,30 persen menjadi 22,38 persen pada survei kedua. Dede Yusuf dari 11,68 persen meningkat menjadi 12,57 persen, Iwa Karniwa melejit dari 2,55 persen menjadi 10,44 persen, dan Dedi Mulyadi meningkat dari 6,17 persen menjadi 10,08 persen pada survei kedua.

Agus memaparkan, jumlah responden yang diambil sebanyak 5.000 warga Jawa Barat yang sudah memiliki hak pillih dengan persebaran di 27 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat secara stratified random sampling di tingkat kabupaten/kota.

Pemilihan jumlah responden per kabupaten/kota berdasarkan metode cluster dengan target komposisi secara purposif dari profesi pedagang, buruh, petani, PNS, serta pelajar dan mahasiswa dengan tingkat kepercayaan minimal 95 persen, dan memiliki margin of error maksimal 5 persen. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita