Jumat, 25 September 2020

Pasca Lebaran, Suhu Politik Indonesia Makin Panas

Pasca Lebaran, Suhu Politik Indonesia Makin Panas

Jakarta, Swamedium.com — Pasca lebaran, suhu politik Indonesia diprediksi makin memanas. Memanasnya suhu politik, selain masih dipicu oleh kasus Habib Rizieq, juga muncul berbagai isu seperti reshuffle kabinet, RUU Pemilu, dan perseteruan antara DPR dan KPK.

“Politik Indonesia makin panas karena seperti isu reshuffle dan kasus Habib Rizieq,” kata pengamat politik Ahmad Yazid, Senin (3/7) kemarin.

Yazid mengatakan, khusus untuk persoalan Habib Rizieq akan terus memanas jika aparat kepolisian masih memaksakan kasus rekayasa terhadap Imam Besar FPI itu.

“Kasus Habib Rizieq sudah terlihat rekayasa dan makin panas, jika kasusnya diteruskan dan dibawa ke pengadilan,” paparnya.

Panasnya politik Indonesia, kata Yazid, ditambah oleh isu reshuffle kabinet karena beberapa menteri mendapat sorotan tajam dari publik.

“Jokowi pun perlu menguatkan jajaran menteri terutama untuk menguatkan di Pilpres 2019, maka perlu reshuffle kabinet agar kinerja Jokowi dianggap berhasil,” jelasnya.

Selain itu, kata Yazid, tak kalah memanasnya terkait RUU Pemilu khususnya tentang presidential threshold 20-25 persen yang diajukan pemerintah.

“Dengan aturan tersebut, Jokowi bisa maju dengan kotak kosong di Pilpres 2019,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.