Selasa, 15 September 2020

Apa Saja Untung Rugi Perpanjangan Kontrak Karya Freeport?

Apa Saja Untung Rugi Perpanjangan Kontrak Karya Freeport?

Foto: Pemerintah janji pembentukan holding BUMN tak hilangkan peran DPR (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Polemik perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia mencuat kembali pasca kunjungan mantan Presiden AS Barrack Obama ke Indonesia.

Beberapa pihak menilai kunjungan Obama ke Indonesia untuk memuluskan proses perpanjangan kontrak karya Freeport. Meski Obama bukan berasal dari partai penguasa saat ini di AS, namun mereka memiliki kepentingan yang sama soal kelangsungan operasional Freeport di Indonesia.

Lantas, apa saja untung rugi secara ekonomi buat Indonesia dari perpanjangan masa kontrak karya Freeport di Papua?

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Gatot Ariyono mengatakan jika pemerintah melakukan perpanjangan perjanjian kontrak karya Freeport, memiliki banyak keuntungan.

Pertama, masih terdapat potensi keuntungan dari belanja barang dalam negeri sebesar US$1,2 miliar per tahun, investasi US$1,4 miliar per tahun, dan 22.732 orang tidak jadi di PHK.

“Keuntungan kedua, multiplier effect lanjutan dari segi pajak dan perekonomian yang lebih luas,” kata dia.

Ketiga, kata Bambang, pembangunan daerah di Kabupaten Mimika, Papua tetap akan berlanjut dan berkembang.

Kemudian yang keempat, lanjut Bambang, terjadi peningkatan keahlian tenaga kerja Indonesia.

Dan kelima, kegiatan operasi dan produksi berjalan sesuai peraturan dan ada pengembangan usaha lokal.

Sementara dari aspek teknis, perpanjangan kontrak Freeport ini menguntungkan Indonesia karena, pertama, akan diproduksi 71 juta ton konsentrat sepanjang 2021-2031. Kedua, potensi penerimaan negara sebesar US$3,77 miliar. Ketiga, dilakukan rehabilitasi lahan berupa kegiatan reklamasi dan recovery pasca penambangan.

Namun Bambang tidak menampik soal adanya potensi kerugian dari perpanjangan kontrak Freeport tersebut.

Yaitu, pertama, lanjut Bambang, pengendalian usaha tambang masih di pihak asing, sehingga operasional dikuasai oleh pihak asing dan dapat mempengaruhi aspek lain seperti keamanan dan sosial.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.