Selasa, 29 September 2020

Menkes Apresiasi Tenaga Kesehatan dalam Mengawal Arus Mudik dan Balik

Menkes Apresiasi Tenaga Kesehatan dalam Mengawal Arus Mudik dan Balik

Foto: Kemacetan saat arus mudik. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Jumlah kecelakaan lalu lintas pada musim mudik 2017 menurun dari tahun sebelumnya, yakni 2.442 kasus kecelakaan dari yang sebelumnya 3.916 pada mudik 2016.

Pencapaian tersebut, menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Prof. Nila Moeloek, merupakan hasil dari koordinasi antar lembaga dan didukung masyarakat.

“Kemenkes juga menyediakan 3.826 pos kesehatan di seluruh titik yang dilalui arus mudik dan arus balik selama 24 jam,” kata Kepala Biro Komunikasi dan
Pelayanan Masyarakat drg. Oscar Primadi, MPH, melalui siaran persnya, Selasa (4/7) kemarin.

Menurut dia, koordinasi yang baik telah dilakukan semua pihak yang terlibat, yakni, Kemenkes, Kepolisian, Kemenhub, Kementerian PU-PR, Kementerian ESDM, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

Atas pencapaian ini, Menkes mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para tenaga kesehatan baik di rumah sakit, Puskesmas, maupun di pos-pos kesehatan atas totalitas kerja.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan juga diberikan kepada masyarakat atas kerjasamanya pada mudik dan arus balik 2017,” tutur drg Oscar.

Berdasarkan data Mabes Polri, korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama arus mudik dan balik tahun ini menurun sekitar 54,17 persen, yakni sebanyak 592 orang. Sementara tahun lalu sebanyak 1.093 orang meninggal.

Korban luka berat pun mengalami penurunan, dari tahun lalu 970 orang menjadi 542 orang tahun ini.

Tren menurun juga terlihat pada jumlah korban luka ringan. Tahun lalu sebanyak 4.932 orang luka ringan sementara tahun ini menjadi 3.324.

Berdasarkan data dari Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes pada 3 Juli 2017, Jawa Timur menjadi wilayah dengan kejadian kecelakaan tertingi yakni 759 kasus, dan korban meninggal tertinggi sebanyak 155 orang. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.