Selasa, 22 September 2020

Pelapor: Dari 50 Laporan, Hanya Kaesang yang Cepat Diproses Polisi

Pelapor: Dari 50 Laporan, Hanya Kaesang yang Cepat Diproses Polisi

Foto: Pelapor kasus dugaan ujaran kebencian oleh Kaesang Pangarep, M. Hidayat Situmorang. (Iqlima/swamedium)

Bekasi, Swamedium.com — Seorang warga Bekasi, Muhammad Hidayat Situmorang yang diketahui melaporkan akun media sosial Youtube #Kaesang ke polisi, telah beberapa kali melakukan laporan yang sama kepada kepolisian untuk terlapor yang berbeda.

Namun sangat disayangkan, Hidayat mengaku dari laporan-laporan tersebut, hanya laporan atas terlapor Kaesang Pangarep saja yang diproses, sisanya tertahan dan tidak diproses sama sekali oleh pihak kepolisian baik Polres Bekasi, Polda Metro Jaya, maupun Mabes Polri.

Hidayat melanjutkan, dirinya akan melaporkan kepada Divisi Propam Polri terkait laporan-laporannya yang tidak ditindaklanjuti.

“Saya akan tempuh proses hukum selanjutnya jika laporan laporan yang saya buat tidak ditindak lanjuti oleh kepolisian. Salah satunya, saya juga akan melapor ke Propam Mabes Polri untuk aparat yang tidak merespon laporan yang saya layangkan selama lebih dari 6 bulan lamanya. Dan ini sudah saya laporkan juga beberapa ke Propam,” ujar Hidayat.

Tak hanya itu, Hidayat juga menyayangkan sikap polisi yang dinilai setengah-setengah. Pasalnya, ia melaporkan dua nama lain pada waktu yang sama yaitu terlapor Ade Armando dan Anto Galon.

“Ada apa ini?,” ujarnya.

Foto: Bukti lapor atas nama Ade Armando. (Iqlima/swamedium)

Hidayat berharap polisi dapat bersikap adil atas kasus yang dilaporkannya seperti pada kasus penangkapan Aktivis Islam yang diduga mengunggah video pencemaran nama baik Kapolri.

“Polisi juga harus adil dengan langsung memproses kasus ini. Kalau perlu Kaesang langsung ditangkap dan dipenjarakan seperti yang terjadi pada kasus aktivis Islam yang langsung ditangkap dan dipenjara karena terjerat kasus IT. Kenapa kalau menyangkut umat Islam polisi cepat menangkap pelaku ujaran kebencian, sementara kasus lainnya dibiarkan,” katanya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.