Jumat, 25 September 2020

Jatim Jadi Pilot Project Imunisasi Campak Nasional oleh UNICEF

Jatim Jadi Pilot Project Imunisasi Campak Nasional oleh UNICEF

Foto: Gubernur Jatim Pakde Karwo foto bersama serta menerima kue dari perwakilan Jawa Pos & UNICEF Indonesia di RK Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — United Nations Children’s Fund (UNICEF) menginisiasi proyek imunisasi campak bagi seluruh anak yang ada di Indonesia. Dipilihnya Jatim sebagai pilot project karena keberhasilan Jatim dalam berinovasi memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada anak.

Hal tersebut terungkap ketika perwakilan UNICEF dan Jawa Pos menemui Gubernur Jatim Dr. H Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/7) Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo menyambut positif keinginan UNICEF itu. Menurutnya, apabila imunisasi tersebut sukses dilakukan, maka 24 persen anak di Jawa terselamatkan dari bahaya campak. Pakde Karwo juga menilai upaya yang dilakukan UNICEF tersebut merupakan wujud investasi anak di kemudian hari agar terbebas dari penyakit campak.

Dijelaskan, sebagian orang tua banyak yang menolak melakukan imunisasi kepada anak-anaknya. Alasannya, karena mereka tidak memahami fungsi imunisasi bagi kesehatan anak ketika beranjak dewasa. Penyebaran pamflet ataupun poster terbukti kurang berhasil.

Perlu adanya pendampingan baik dari pemerintah maupun pihak swasta agar masyarakat bisa paham bahayanya anak apabila tidak diimunisasi. Kebanyakan orang tua takut apabila terjadi sesuatu kepada anaknya setelah dilakukan imunisasi. Biasanya, ada kekhawatiran para anak akan demam setelah dilakukan imunisasi. “Masyarakat perlu garansi dari petugas, bahwa imunisasi tidak akan memberi dampak buruk bagi anak. Sisi psikologis seperti itu menjadi kunci keberhasilan dalam pendampingan kepada orang tua,” ungkapnya.

Sementara itu, Chief Field Office Unicef di Jatim, Arie Rukmantara menjelaskan apabila program program diawali di Jatim tingkat keberhasilannya akan besar, dan bisa diikuti provinsi lain. Alasannya adalah Jatim menjadi contoh yang baik bagi provinsi lain. (Ari)

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.