Jumat, 25 September 2020

Pasca Ramadhan, Polri Diminta Buka Dialog dengan Umat Islam

Pasca Ramadhan, Polri Diminta Buka Dialog dengan Umat Islam

Foto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA) Persis berharap kepada Polisi Republik Indonesia menyatu kembali dengan Umat Islam pasca Ramadhan dengan membuka ruang dialog.

“Umat islam baru saja merayakan hari raya idul fitri dengan penuh khidmat, kebersamaan dan persaudaraan. Ditambah tidak ada perbedaan waktu idul fitri. Tentu saja ini adalah anugerah terbesar dan terindah yang didapatkan oleh umat Islam Indonesia,” kata Wakil Ketua Umum Hima Persis Dikdik Firman Shidiq, dalam rilisnya, Selasa (4/7) lalu.

Dikdik mengatakan, di saat negara-negara lain perayaan Idul Fitri terdapat banyak konflik dan peperangan, patut disyukuri perayaan Idul Fitri di Indonesia relatif aman dan nyaman. Terlebih lagi, lanjut Dikdik, adalah keamanan dan kelancaran selama arus mudik dan arus balik sebelum, selama dan setelah Idul Fitri.

Dikdik mengapresiasi kinerja Polri dan jajarannya di bawah Kapolri Tito Karnavian, arus mudik bisa dikatakan lancar, jumlah kecelakaan menurun dan kemacetan relatif wajar.

“Keadaan tersebut merupakan bukti bahwa polri dan umat Islam adalah kekuatan besar dan utama dalam menjaga kamtibmas,” jelas Dikdik.

Untuk itu, Polri diharapkan dapat membuka dialog dan bekerjasama agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan umat Islam.

“Karenanya ke depan, kita berharap kombinasi dan kebersamaan polri dan umat lebih ditingkatkan. Jika ada perbedaan dan kesalahpahaman segera dialog, buka ruang dialog agar tidak meruncing,” ujar Dikdik.

“Polri harus menyatu dengan umat, melakukan dialog agar ruang perbedaan dan kesalahpahaman bisa dinetralisir,” imbuhnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.