Rabu, 30 September 2020

Puting Beliung Terjang Dua Desa di Deli Serdang, 4 Warga Terluka

Puting Beliung Terjang Dua Desa di Deli Serdang, 4 Warga Terluka

Foto: Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 70 rumah rusak dan empat warga cidera. (merdeka)

Medan, Swamedium.com — Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (5/7) malam. Empat orang warga dilaporkan terluka akibat terkena runtuhan bangunan.

Dua desa yang diterjang puting beliung adalah Desa Lantasan Lama dan Desa Patumbak. Di Desa Lantasan Lama terdapat 46 rumah yang rusak. Sementara di Desa Patumbak 2 terdapat 24 rumah yang rusak.

“Peristiwa itu terjadi setelah hujan melanda kawasan Patumbak, sekitar pukul 18.30 WIB kemarin,” kata Sekretaris BPBD Deli Serdang, Darwin Surbakti, Kamis (6/7) seperti dikutip merdeka.com.

Empat orang warga yang cidera adalah, Muhammad Yakob Lubis (27) warga Dusun II Desa Lantasa Lama, Alamsyah Lubis (22) warga Dusun II Desa Lantasan Lama, Mutiara Lubis (5) warga Dusun II Desa Lantasan Lama, dan Karya Lubis (4) warga Dusun II Desa Lantasan Lama, Patumbak.

Berdasarkan keterangan warga, kejadian itu bermula ketika hujan yang disertai angin kencang turun di lokasi. Dan tidak berapa lama, angin puting beliung pun mendadak datang dan langsung memporakporandakan rumah warga. Atap rumah dan juga dinding pun roboh hingga menimpa empat warga dan mengalami luka ringan.

“Kejadiannya secara tiba-tiba. Angin langsung menghantam rumah warga. Saat itu listrik juga langsung padam hingga membuat warga panik dan berlarian mencari tempat yang lebih nyaman,” ujar salah satu warga, seperti dikutip dari Waspada Online.‎

Mendapat informasi itu, petugas dari Polsek Patumbak langsung datang ke lokasi. Begitu juga dengan pihak BNPB Kabupaten Deliserdang. Sampai saat ini petugas masih berada di lokasi guna membantu pembersihan puing dan melakukan pendataan. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.