Senin, 21 September 2020

Ujaran Kebencian, Dalam Pelbagai Perspektif

Ujaran Kebencian, Dalam Pelbagai Perspektif

Foto: Pradipa Yoedhanegara. (Dok. pribadi)

Oleh: Pradipa Yoedhanegara*

Jakarta, Swamedium.com — Viralnya beberapa Kasus “ujaran kebencian” yang beredar di sosial media beberapa waktu belakangan ini patut disayangkan karena hal tersebut akhirnya membuat polemik dan pro kontra didalam masyarakat dan membuat suhu politik akhirnya meningkat dan mengarah pada tindakan negatif dan provokatif ditengah masyarakat.

Viralnya Video Vlog putra presiden Jokowidodo yang dianggap kontroversial oleh sejumlah kalangan ditengah masyarakat saat ini menurut pribadi saya, sebenarnya adalah lahir dari “kreativitas” anak muda yang ingin menyatakan keprihatinan’nya terhadap apa yang menjadi dinamika ditengah masyarakat dan itu merupakan sesuatu yang sangatlah wajar dan tidak berlebihan di era demokrasi digital dan keterbukaan seperti yang ada hari ini.

Video Vlog yang sudah terlanjur beredar dan kini menjadi pembicaraan didalam masyarakat karena sudah adanya laporan kepada pihak kepolisian mengenai Video tersebut selayaknya bisa dijadikan ajang untuk saling mengedukasi dengan baik melalui sosial media agar masyarakat bisa menjadi lebih cerdas dalam menggunakan sosial media dan memaknai demokrasi di era digital seperti saat ini.

Saat ini saya tidak ingin membela Putra Presiden Jokowi karena bukan bagian dari pendukung rezim ini juga, atau”pun ingin membela pelapor Vlog Video tersebut tapi saat ini saya lebih memilih untuk berada ditengah dan ingin mengajak masyarakat luas untuk berfikir jernih dalam melihat isi Vlog Video tersebut dalam pelbagai Perspektif, agar kita sebagai sebuah bangsa dapat Beradaptasi dengan perubahan zaman dan tekhnologi yang berkembang dengan begitu cepat supaya tidak Tersingkir dan Punah dari Planet Bumi ini.

Jika kita ingin melihat dalam perspektif Hukum Pidana kita yaitu tentang, apa yang dimaksud Ujaran Kebencian dalam Pasal 156 KUHP yaitu:

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.