Sabtu, 26 September 2020

AMPS-HTN: Tak Ada Pilihan Lain, Dukung Pansus Angket KPK

AMPS-HTN: Tak Ada Pilihan Lain, Dukung Pansus Angket KPK

Foto: Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium — Pansus Angket KPK telah diumumkan pada Selasa (4/7) dalam BERITA NEGARA NO. 53 Surat keputusan pembentukan Pansus Angket KPK di Dewan Perwakilan Rakyat RI (NOMOR: 1/DPR RI/V/2016-2017).

Artinya secara resmi kegiatan ini telah sah dan wajib ditaati oleh seluruh warga negara apapun posisi dan jabatannya termasuk Presiden RI sekalipun.

Ketua Aliansi Mahasiswa Pasca Sarjana Hukum Tata Negara (AMPS-HTN), Purwaka, SH mengatakan, dengan demikian, tidak boleh lagi ada pertanyaan soal legalitas.

“Semua sekarang melangkah ke depan. Pansus Angket akan bekerja menggunakan seluruh kewenangan yang dimilikinya. Seluruh Rakyat dan Bangsa Indonesia tidak punya pilihan lain kecuali mendukungnya dalam keadaan susah dan senang,” kata Purwaka dalam keterangan persnya.

Saat ini, urai Purwaka, Pansus telah mulai bekerja yaitu memilih pimpinan, membentuk posko pengaduan, berkoordinasi dengan BPK sebagai auditor negara tertinggi, dan bertemu dengan warganya negara Indonesia yang telah menjadi narapidana akibat dari kerja penegakan hukum oleh KPK.

Semua ini, kata Purwaka, adalah kerja konstitusional yang memiliki derajat yang tinggi. Menurut dia, ini adalah kerja hukum tata negara yang berhak melakukan banyak hal melebihi kewenangan peradilan umum atau khusus.

“Maka, mari kita tengok ke depan. KPK akan memanggil dan meminta keterangan di bawah sumpah banyak pihak. Dan siapapun harus datang jika dipanggil Pansus Angket KPK DPR RI termasuk Presiden Republik Indonesia sekalipun,” tandasnya.

AMPS-HTN juga menilai, dengan adanya Pansus Angket KPK akan bisa mengungkap segala hal terkait KPK yang selama ini tidak diketahui publik.

“Dan kebenaran akan segera terungkap. Apa yang selama ini tertutup akan segera terbuka. Apa yang selama ini bungkam akan segera menggema mengisi ruang yang selama ini hanya memiliki satu warna,” lanjut Purwaka.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.