Selasa, 29 September 2020

Di Kantor Yasonna, Bang Japar Ingatkan Hukum Belum Tegak

Di Kantor Yasonna, Bang Japar Ingatkan Hukum Belum Tegak

Foto: Aksi Kembalikan Ahok ke Cipinang digelar Bang Japar di Kantor Kemenkumham. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Gerakan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) menggelar aksi damai bertajuk “Kembalikan ahok ke Cipinang” dalam rangka menegakkan supermasi hukum tanpa tebang pilih dengan mempertimbangkan berbagai aspek hukum. 

“Aksi ini untuk menyampaikan aspirasi agar yang berwenang dapat mengembalikan Ahok ke tempat yang semestinya,” kata Sekjen Bang Japar Eka Cahya, kepada Swamedium.com, Jumat (7/7).

Eka juga mengatakan, aksi Bang Japar ini untuk mengingatkan umat Islam bahwa penegakan hukum masih tebang pilih. Buktinya, lanjut Eka, Ahok belum akan dipindah ke Lapas sesuai putusan pengadilan.

“Juga untuk mengingatkan kembali kepada semua elemen khususnya umat Islam yang pernah turun ke jalan dan bergerak bersama bahwa perjuangan masih panjang,” tandasnya.

Selain itu, Bang Japar juga meminta masyarakat khususnya umat Islam agar terus mengawal kasus penistaan agama meski Ahok telah diputus bersalah, namun persidangan terhadap Buni Yani sebagai pihak pertama yang membongkar kasus penistaan agama masih berlangsung.

“Hangatkan lagi situasinya. Patut diingat juga hal yang lebih urgent saat ini yaitu sidang kasus Buni Yani, orang yang pertama kali membongkar kasus Ahok,” tukasnya.

Dari mobil sound, terdengar orator Bang Japar menyampaikan, bahwa tuntutan mereka hanya agar dapat diberikan waktu untuk dapat bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly.

Mereka rencananya akan memberikan surat bernomor 09/LBH – BJP/ VII /17, perihal permohonan terpidana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipindahkan dari Mako Brimob ke Lembaga Pemasyarakatan demi Hukum dan Keadilan. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.