Kamis, 01 Oktober 2020

Hotman: SMS HT Bukan Ancaman, Tak Ada Kata ‘Ndeso’

Hotman: SMS HT Bukan Ancaman, Tak Ada Kata ‘Ndeso’

Foto: Harry Tanoesoedibjo didampingi Hotman Paris saat pemeriksaan di Bareskrim Polri. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Terkait penetapan Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka, Hotman Paris selaku kuasa hukum membandingkan kasus kliennya dengan perkataan ‘Ndeso’ yang dilontarkan Kaesang Pangarep didalam Vlognya yang dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama.

Hal tersebut dikatakan Hotman saat mendampingi kliennya saat diperiksa pihak kepolisian.

“Karena isi SMS itu benar-benar, katanya kalau saya terpilih, saya akan menegakkan hukum. Itu intinya. Bahkan, enggak ada kata-kata Ndeso Ndeso. Jadi, enggak ada (SMS berisi ancaman),” ujar Hotman di Kantor Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).

Selain itu Hotman menyayangkan pihak kepolisian dalam menetapkan Ketua Umum Partai Perindo tersebut sebagai tersangka. Ia menilai dalam kasus Pesan singkat kepada Jaksa Yulianto tidak ada kalimat bersifat ancaman.

“Ya sangat menyedihkan. Tapi, apa boleh buat, kalau ada panggilan kita harus datang,” pungkasnya. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.