Jumat, 02 Oktober 2020

Politikus Gerindra Sedih dengan Kondisi Utang Indonesia Saat Ini

Politikus Gerindra Sedih dengan Kondisi Utang Indonesia Saat Ini

Foto: Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan menyatakan kesedihannya dengan kondisi utang Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, nilai pembayaran bunga utang saat ini sudah mencapai lebih dari Rp200 triliun.

“Sangat menyedihkan adalah pembayaran bunga utang telah mencapai di atas Rp200 triliun pada tahun 2017. Artinya telah terjadi kenaikan 15,8 persen dari target APBNP 2016 sebesar Rp191,2 triliun,” kata Heri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (6/7) kemarin.

Heri mengatakan, jumlah bunga utang pemerintahan saat ini setara dengan 40 persen alokasi belanja non Kementerian atau lembaga.

Sementara indikator jatuh tempo utang dengan tenor hingga 5 tahun naik dari 37,2 persen menjadi 38,6 persen dari total outstanding, demikian diuraikan anggota Fraksi Gerindra DPR RI itu.

“Dengan begitu, sepertinya kita tidak bisa berharap banyak untuk pencapaian program kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi riil dari cara-cara pengelolaan fiskal seperti itu. Buktinya, uang hanya habis untuk membayar utang yang semakin bertumpuk,” ujar anggota komisi XI DPR RI itu.

Untuk itu, Heri berharap pemerintah bisa menghadirkan solusi atas defisit anggaran yang makin melebar melalui kebijakan fiskal yang kredibel.

“Ironisnya dalam kurun lima tahun terakhir, realisasi defisit anggaran cenderung meningkat. Penyebabnya, rata-rata realisasi belanja tumbuh di kisaran 5 persen, sementara realisasi pendapatan negara hanya tumbuh kisaran 3 persen,” ungkapnya.

“Dengan begini sulit untuk mewujudkan keseimbangan primer yang positif. Pada postur fiskal 2018 saja disebutkan bahwa pendapatan negara sebesar 14% terhadap PDB, sedangkan belanja bisa mencapai 16% terhadap PDB,” pungkas Heri. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.