Selasa, 29 September 2020

Unjuk Rasa di KTT G-20 Ricuh, Presiden Jokowi Tertahan di Hotel

Unjuk Rasa di KTT G-20 Ricuh, Presiden Jokowi Tertahan di Hotel

Hamburg, Swamedium.com — Ribuan pengunjukrasa turun ke jalan menjelang digelarnya KTT G20 2017, di Jerman. Sekitar 20.000 polisi dari 16 negara bagian di Jerman dikerahkan di jalan-jalan untuk menghadapi 100.000 demonstran.

Kerusuhan yang terjadi sejak kemarin masih berlanjut hingga hari ini. Sejumlah pengunjukrasa menyerang polisi dengan melontarkan benda benda berbahaya. Mereka mengenakan pakaian hitam dan merah dengan wajah tertutup, menolak mematuhi perintah polisi.

Keekacauan terjadi, sementara massa orang berkerumun di sekitar polisi. Dan para demontstrator terus menyerang polisi dan merusak sejumlah fasilitas umum dan bangunan tempat usaha. Sejumlah mobil yang diparkir juga dibakar, hingga menyebabkan kepanikan penduduk.

Banyak pengunjukrasa terluka, termasuk beberapa luka parah akibat pentungan polisi. Menurut Andreas Blechschmidt, salah satu pengunjukrasa, demonstran menderita kritis. Sementara Pihak berwenang Jerman mengatakan bahwa setidaknya 76 petugas polisi terluka dalam kekerasan kericuhan tersebut , meskipun kebanyakan petugas menderita luka ringan.

Polisi anti huru hara terpaksa menembakkan meriam air ke sekelompok pemrotes berpakaian hitam yang melemparkan botol ke petugas.

Sekitar 100.000 pemrotes diperkirakan berkumpul dari negara-negara di seluruh Eropa selama beberapa hari ke depan, dalam upaya untuk mempermalukan para pemimpin G20 di panggung dunia.

Pihak kepolisian meyakinkan bahwa polisi akan menangani tindak kekerasan dengan tepat.

“Demonstran yang melakukan kekerasan tidak dilindungi Undang undang, Kami akan bertindak secara sistematis.”

Akibat kerusuhan ini Presiden Jokowi dan sejumlah pemimpin Negara lainnya sempat tertahan di hotel tempat mereka menginap. (*/ls)

Sumber: reportasenews

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.