Selasa, 29 September 2020

Ketua MPR: Saya Dukung Pemindahan Ibu Kota tapi Kapan-kapan

Ketua MPR: Saya Dukung Pemindahan Ibu Kota tapi Kapan-kapan

Foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Yetty/jurnalis warga/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan pemindahan ibu kota negara sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu dekat. Menurut dia, alangkah baiknya pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk lebih fokus dalam menjalankan program-program yang belum terlaksana pada saat janjinya di kampanye.

“Saya sangat mendukung pemindahan ibu kota tetapi jangan sekarang karena pemerintah seharusnya fokus pada program yang telah dijanjikan misalnya Tol Sumatera dan Tol Jawa belum selesai,” kata Zulkifli saat ditemui di Gedung Zaitun, Asrama Haji, Surabaya, Sabtu (8/7).

Zulkifli juga mengatakan bahwa rencana pemindahan ibukota tidak ada dalam program kampanye, selain itu biaya untuk pemindahan ibukota sangatlah besar. sehingga sangat tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Dia juga mencontohkan banyak program yang belum diselesaikan pemerintah seperti pembangunan irigasi, swasembada pangan, harga listrik yang naik, dan harga daging yang belum terkendali.

Sementara itu, menurut Zulkifli, 2018 sudah memasuki tahun politik seperti pendaftaran calon anggota legislatif dan penjaringan calon presiden dan wakil presiden sehingga lebih baik pemerintah fokus menyelesaikan program-programnya.

“Tahun depan sudah masuk tahun politik sehingga pemindahan ibu kota kapan-kapan saja,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Umum DPP PAN tersebut menilai bahwa pemindahan Ibukota memang penting dilakukan agar terpisah antara kota bisnis dan pemerintahan namun untuk saat ini sangat tidak tepat waktunya.

“Kalau pindah ibukota ya pemerintah, itu yang dipindahkan pusat pemerintahan. Kalau swasta yang memindahkan pusat pemerintahan bagaimana jadinya, masa pusat pemerintahan dipindahkan swasta,” pungkasnya. (Yetty/jurnalis warga/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.