Jumat, 18 September 2020

Ekonom: Swasta Tak Minat Biayai Pemindahan Ibu Kota

Ekonom: Swasta Tak Minat Biayai Pemindahan Ibu Kota

Jakarta, Swamedium.com – Wacana Presiden Jokowi untuk memindahkan Ibu Kota Negara RI direspon dingin oleh pihak swasta dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pasalnya, pemerintah tidak punya dana dan pemindahan ibu kota itu dinilai belum ada urgensinya.

Pemerintah akan membutuhkan dana yang amat besar untuk melakukan kajian hingga implementasi pemindahan ibu kota sebagai pusat pemerintahan.

Padahal saat ini, kata Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih, pemerintah memiliki keterbatasan dana dalam APBN setiap tahunnya. Namun bila berminat, dia menambahkan pemerintah bisa saja bekerja sama dengan pihak swasta melalui skema public private partnership (PPP) atau kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Namun, pihak swasta dikhawatirkan tidak sepenuhnya berminat, mengingat tak ada keuntungan besar dalam jangka panjang yang dihasilkan jika membangun gedung pemerintah.

“Karena yang dicari oleh investor itu adalah return of investment-nya,” kata Lana yang dikutip Okezone, Sabtu (8/7).

Jika pemerintah tidak kunjung memiliki dana untuk memindahkan ibu kota, kata Lana, terdapat 2 opsi yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Opsi pertama adalah penerbitan surat berharga negara.

“Bisa obligasi jangka panjang. Asalkan rasio utang pemerintah jangan berada di atas 35% dari PDB (Produk Domestik Bruto),” kata Lana.

Sementara itu, opsi lainnya adalah dengan mekanisme sewa. Dalam skema ini, pemerintah mempersilakan swasta untuk membangun infrastruktur di daerah tujuan pemindahan pusat pemerintahan. Selanjutnya, bangunan tersebut di sewa oleh pemerintah dengan kesepakatan tertentu.

“Tapi sebagai pemerintah seharusnya tidak menggunakan (skema) ini mengingat (bangunan) untuk kebutuhan jangka panjang,” tuturnya.

Untuk itu, pemerintah perlu mengkaji secara lebih mendalam wacana pemindahan ibu kota ini. Termasuk anggaran, hingga lahan dan urgensi dari pemindahan ibu kota.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.