Kamis, 24 September 2020

Industri Rokok Masih Jadi Andalan Sumber Penerimaan Negara

Industri Rokok Masih Jadi Andalan Sumber Penerimaan Negara

Foto: Ilustrasi merokok. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Ketergantungan sumber penerimaan negara terhadap industri rokok masih tinggi, terbukti kontribusi cukai rokok masih yang terbesar. Hingga 30 Juni 2017, penerimaan cukai dari hasil tembakau telah mencapai Rp42,2 triliun atau 69% dari total penerimaan kepabeanan dan cukai yang sebesar Rp61,7 triliun.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai sepanjang semester I 2017 atau hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp61,7 triliun atau sekitar 32,2 persen dari target dalam APBN sebesar Rp191,2 triliun.

Perinciannya, menurut Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang dirilis Antara.com, berasal dari penerimaan cukai sebesar Rp44,3 triliun, bea masuk sebesar Rp15,6 triliun dan bea keluar sebesar Rp1,6 triliun.

Adapun dari total penerimaan cukai sebesar Rp44,3 triliun, dari cukai hasil tembakau mencapai Rp42,2 triliun, penerimaan cukai ethil alkohol Rp70 miliar dan penerimaan cukai minuman mengandung ethil alkohol Rp2,1 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga telah memungut PPN impor sebesar Rp67,4 triliun, PPn BM impor sebesar Rp2,1 triliun dan PPh Pasal 22 impor sebesar Rp21,2 triliun.
Sedangkan total penerimaan kepabeanan dan cukai serta pajak dalam rangka impor yang dipungut oleh otoritas bea dan cukai hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp152,2 triliun.

Dalam periode yang sama tahun 2016, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp61,2 triliun yang terdiri dari penerimaan cukai Rp43,9 triliun, bea masuk Rp15,9 triliun dan bea keluar Rp1,3 triliun.

Meski demikian, pemerintah memproyeksikan pada akhir tahun 2017 kepabeanan dan cukai turun sebanyak Rp2 triliun dari target, namun diharapkan tetap tumbuh 5,7 persen.

Untuk itu, dalam postur RAPBNP 2017, pemerintah menurunkan target penerimaan kepabeanan dan cukai menjadi Rp189,1 triliun, dengan proyeksi penerimaan cukai sebesar Rp153,2 triliun, bea masuk sebesar Rp33,3 triliun dan bea keluar sebesar Rp2,7 triliun.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.