Sabtu, 26 September 2020

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Alumni ITB terhadap Penganiayaan Hermansyah

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Alumni ITB terhadap Penganiayaan Hermansyah

Foto: Pakar telematika dari ITB Hermansyah menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal, Minggu (9/7) dinihari. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Terkait peristiwa penganiayaan yang dialami oleh pakar IT dan Telematika, Hermansyah (46) pada Minggu (9/7) dinihari, Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutannya atas kejadian tersebut.

Adapun isi lengkap pernyataan sikap dan tuntutan mereka yang diterima redaksi Swamedium.com, Minggu (9/7) malam, adalah sebagai berikut:

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama Atas Terjadinya Tindakan Pengecut, tindakan teroris dan tindakan Kriminal Penusukan serta Percobaan Pembunuhan kepada Hermansyah Alumni ITB.

Assalamu’alaikum Wb. Wb.

Innalillahi wa inna ilahi rojiun
Telah kita ketahui bersama bahwa ada salah satu Alumni ITB, Saudara, Abang, Adik kita semua, Hermansyah, Fisika Teknik Angkatan 1989 menjadi korban penusukan, korban percobaan pembunuhan oleh sekelompok orang tak dikenal, tadi malam. Dihadapan keluarganya, istrinya, Hermansyah sang ahli IT, Alumni ITB ini dibantai, dianiaya, dikeroyok, ditusuk lehernya secara keji oleh sekelompok orang kriminal. Sungguh prilaku brutal yg tak bisa diterima oleh seluruh Alumni ITB dan juga seluruh Rakyat Indonesia.

Hermansyah, alumni itb, seorang ahli IT yg mampu menjelaskan secara teknis dengan baik terkait data dan fakta atas kasus kontroversi HRS, tadi malam harus bermandikan darah dan hari ini terbaring di rumah sakit akibat penusukan dan percobaan pembunuhan yang menimpa dirinya.

Atas kejadian ini, Kami Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama, secara tegas dan terang menyatakan pernyataan sikap dan pernyataan tuntutan sebagai berikut:

1. Menyatakan sikap mengutuk keras setiap tindakan kekejian, tindakan teror, tindakan kriminal dan percobaan pembunuhan yg dilakukan sekelompok orang kepada saudara kami, abang dan adik kami, Hermansyah, fisika teknik 1989.

2. Kami menyakini bahwa kejadian yg menimpa saudara kami, Hermansyah tidak luput dari warna dan sikap perjuangan, pilihan perjuangan yg dijalankan oleh Hermansyah. Untuk itu kami dan kita semua berkeyakinan pilihan dan perjuangan menyatakan kebenaran dan kebaikan yg dilakukan Hermansyah tersebut merupakan hak setiap warga negara. Untuk itu Kami Menyuarakan kepada segenap komponen bangsa untuk tetap bersatu dan tak menumpahkan setetes darahpun, walau ada perbedaan pilihan perbedaan garis perjuangan diantara kita semua.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.