Selasa, 29 September 2020

Gandeng KPK, Pemprov Jatim Bentuk Unit Kendali Gratifikasi

Gandeng KPK, Pemprov Jatim Bentuk Unit Kendali Gratifikasi

Foto: Gandeng KPK, Pemprov Jatim Bentuk Unit Kendali Gratifikasi. (Ari/swamedium)

Surabaya, ,Swamedium.com — Untuk mencegah gratifikasi di Jatim,Pemprov Jatim menggandeng KPK untuk membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). Pembentukan unit tersebut disaksikan langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Gubernur Jatim Soekarwo di Grahadi, Senin(10/7).

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan pembentukan unit ini berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 188/441/KPTS/013/2013 tanggal 26 Juni 2013.

“Dengan dibentuknya unit pengendalian gratifikasi ini, maka seluruh kegiatan secara rutin telah dilaporkan kepada KPK,” ujarnya.

Dijelaskan, dari 38 Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur, hampir seluruhnya telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi. Sebagian besar UPG yang telah dibentuk belum melaksanakan kegiatan, bahkan UPG yang dibentuk belum memiliki program/kegiatan, sehingga UPG yang dibentuk masih belum memberikan kontribusi yang maksimal bagi pengendalian gratifikasi di daerahnya.

Ia menyadari bahwa pengendalian gratifikasi pada sektor publik akan memberikan kepastian waktu serta biaya. Hal ini akan berdampak positif kepercayaan publik termasuk investor lain untuk mempercayakan investasinya di Jawa Timur.

“Jika investasi di Jawa Timur meningkat, maka pembangunan di Jatim juga akan berkembang dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jatim juga akan lebih baik,” ujarnya.

Untuk itu, Pemprov Jatim juga memantau pengendalian gratifikasi pada sektor pengadaan barang/jasa, pengelolaan hibah/bansos serta pengelolaan dana desa yang diidentifikasi berpeluang terjadi gratifikasi.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Raharjo menegaskan, komitmen pengendalian gratifikasi harus terus ditanamkan dalam hati nurani setiap kepala daerah terutama yang telah melakukan tandatangan komitmen pengendalian gratifikasi.

“Insyaallah tidak terjadi suap, gratifikasi di masa akan datang. Apa yang kita lakukan untuk kebaikan masyarakat kita,” harapnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.