Selasa, 17 Mei 2022

Pasca Penganiayaan Ahli IT, Habib Rizieq Minta Umat Islam Waspada

Pasca Penganiayaan Ahli IT, Habib Rizieq Minta Umat Islam Waspada

Foto: Hermansyah saat dipindah dari RS Hermina, Depok ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Kasus penganiayaan terhadap Ahli IT dari ITB, Hermansyah yang terjadi pada Minggu (9/7) dinihari mengundang reaksi dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

Banner Iklan Swamedium

Sebelumnya, Hermansyah pernah menyatakan bahwa percakapan (chat) yang disebut terjadi antara Habib Rizieq-Firza Husein adalah chat palsu. Chat inilah yang dipakai sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian. Menurut Habib Rizieq, apa yang menimpa Hermansyah tidak bisa dilepaskan dengan pernyataannya itu.

Karena itu, ia meminta kepada seluruh elemen Aksi Bela Islam untuk meningkatkan kewaspadaan diri.

“Kepada seluruh tokoh GNPF MUI dan tokoh gerakan gerakan PA212, GMJ, FUI dan lain sebagainya harus lebih meningkatkan kewaspadaan diri, harus betul betul siaga menghadapi segala kemungkinan,” kata Habib Rizieq melalui pesan suaranya, Minggu (9/7) malam.

Habib Rizieq meminta kepada laskar FPI dan komponen umat Islam lainnya untuk meningkatkan kesiagaannya dalam menjaga para ulama, habaib, tokoh dan aktivis. Ia juga meminta laskar FPI untuk selalu siap membantu dalam kondisi apapun.

“Dan saya amanatkan kepada seluruh laskar FPI dan laskar laskar Islam dari semu komponen termasuk saudara saudara kita dari Kokam Muhammadiyah yang begitu gagah dalam menjaga ulama harus meningkatkan kewaspadaan, harus yaitu meningkatkan kesiapsiagaan di dalam menjaga para habaib dan ulama,” ujar Habib Rizieq.

“Dan saya meminta kepada para ulama, para tokoh, para habaib dan para aktivis mulai hari ini terus meningkatkan kewaspadaannya dan laskar harus siap memberikan bantuannya setiap saat baik untuk menjaga, melakukan pertolongan di dalam keadaan darurat kepada seluruh, yaitu para pejuang aksi bela Islam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Habib Rizieq mengatakan kalau peristiwa yang dialami Hermansyah tidak bisa dibiarkan dan mengajak semua komponen umat Islam untuk menentukan langkah selanjutnya.

Meski begitu, Habib Rizieq meminta agar langkah yang disepakati nanti jangan sampai merusak komunikasi dengan pemerintah yang sedang dibangun saat ini.

“Jadi sekali lagi, ini tidak boleh kita biarkan, yuk kita rembukan bersama apa yang harus kita lakukan tapi tentu jangan sampai peristiwa ini sampai merusak segala komunikasi yang masih sedang berjalan yang masih kita bangun, sebab komunikasi yang sedang kita bangun tidak semua orang suka. Ada pihak pihak yang ingin menggagalkan upaya rekonsiliasi yang sedang kita bangun,” ungkapnya.

Habib meyakini, apa yang terjadi kepada Hermansyah adalah bagian dari upaya menggagalkan rencana-rencana umat Islam untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.

“Dan saya yakin apa yang menimpa musibah kepada bapak Herman hari ini adalah bagian dari upaya upaya musuh kita dalam menghancurkan rencana rencana bagus kita,” tuturnya. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita