Kamis, 24 September 2020

Pendaki Gunung Slamet yang Jatuh ke Jurang Ditemukan Tim SAR

Pendaki Gunung Slamet yang Jatuh ke Jurang Ditemukan Tim SAR

Foto: Gunung Slamet, Kabupaten Banyumas Jawa tengah menjadi tujuan para pendaki gunung. Tanpa persiapan pengetahuan dan peralatan yang memadai kegiatan itu bisa menjadi sangat berbahaya. (ist)

Banyumas, Swamedium.com — Tim “Search And Rescue” (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh ke dalam jurang saat turun dari puncak Gunung Slamet. Hal ini disampaikan Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Heriyana Ady Candra, Senin (10/7).

“Korban atas nama Makfud, (usia) 17 tahun, yang ditemukan dalam kondisi hidup langsung dievakuasi dari atas menuju basecamp pendakian di Bambangan, Kabupaten Purbalingga. Sampai di basecamp sekitar pukul 09.40 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk menjalani perawatan,” ujarnya seperti dikutip Antara, Senin (10/7).

Menurut Candra, evakuasi terhadap korban melibatkan Basarnas Pos SAR Cilacap bersama SAR Purbalingga, SAR Bambangan, Tagana Kabupaten Banyumas, Tagana Kabupaten Purbalingga, Satgas Pramuka Peduli Kwartir Cabang Banyumas, Saka Bina Sosial Kwartir Cabang Banyumas, dan sukarelawan gabungan lainnya.

Sebelumnya, seorang pendaki bernama Makfud (17) yang merupakan santri Pondok Pesantren Al Falah, Babakan, Kabupaten Tegal, mendaki Gunung Slamet bersama 28 temannya. Akan tetapi saat turun dari puncak Gunung Slamet menuju Pos 9, Makfud terjatuh ke jurang dengan kedalaman 20 meter pada hari Sabtu (8/7) lalu, sekitar pukul 07.00 WIB.

Oleh karena saat itu masih pukul 13.30 WIB, korban yang masih dalam kondisi hidup ditinggal oleh teman-temannya untuk mencari pertolongan.

Sesampainya di Pos Pendakian Gunung Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (8/7) malam, mereka segera melaporkan kejadian yang dialami Makfud kepada petugas yang dilanjutkan dengan laporan ke SAR Purbalingga.

Keesokan harinya, Minggu (9/7), pukul 10.00 WIB, tiga personel SAR Purbalingga segera berangkat menuju lokasi kejadian disusul tiga personel lainnya. Kondisi medan yang cukup sulit dan cuaca tidak menentu, mengakibatkan proses evakuasi korban menjadi terkendala.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.