Jumat, 25 September 2020

Ribut-ribut Full Day School, Kondisi Madrasah Ini Memprihatinkan

Ribut-ribut Full Day School, Kondisi Madrasah Ini Memprihatinkan

Foto: Madrasah Diniyah Mujahidin di Desa Srimulyo, Kkecamatan Tulung , Kabupaten Klaten. (dipo/swamedium)

Klaten, Swamedium.com — Polemik sekitar kebijakan lima hari sekolah atau full day school yang terjadi dalam pemerintahan Joko Widodo nampaknya tidak menyentuh dasar permasalahan yang kerap dialami sekolah di beberap daerah.

Seperti kondisi yang terjadi di Madrasah Diniyah Mujahidin yang beralamat di Desa Srimulyo, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, baik pengajar maupun siswa terkendala dalam hal kelengkapa sarana dan prasarana sekolah.

Sekolah yang sudah berdiri lebih dari 25 tahun ini sekarang dalam kondisi yang memprihatinkan dengan kondisi lantai banyak rusak dan bangunan yang sangat memerlukan perbaikan menyeluruh.

Foto: Madrasah Diniyah Mujahidin di Desa Srimulyo, Kkecamatan Tulung , Kabupaten Klaten. (dipo/swamedium)

Dulrohim, tokoh ulama setempat yang juga pengurus Yayasan Madrasah Diniyah Mujahidin menguraikan kondisi saat ini kepada Swamedium.com, Senin (10/7).

“Murid yang ada hanya tinggal 60 orang dengan 6 pengajar yang tidak menerima honor kadang justru kita kesulitan untuk membeli alat tuis dan kapur tulis. Beruntung masyarakat sekitar kerap membantu swadaya untuk sekedar memperbaiki bagian yang rusak parah,” jelasnya.

Dulrohim, juga mengatakan untuk keperluan penerangan, Madrasah Diniyah Mujahidin menerima bantuan sambungan listrik dari Masjid yang lokasinya berdekatan. Selain itu, ia mengungkapkan, kalau selama ini bantuan dana dari pemerintah yang diterimanya tidak pernah utuh jumlahnya.

“Sudah lama kami tidak menerima bantuan dari pemerintah kalaupun ada, bentuknya tidak utuh ya, kita paham birokrasi, ada saja pemotongan sana sini sehingga untuk memperbaiki sekolah kami dibantu warga sekitar dan belum selesai,” urainya lagi.

Dulrohim, selain mengurus sekolah ia juga mesti berjualan sapu keliling dan kadang mencangkul di sawah dan jika malam mengajar mengaji.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.