Sabtu, 26 September 2020

Yusril: Pansus Angket KPK Tak Bisa Dibubarkan Begitu Saja

Yusril: Pansus Angket KPK Tak Bisa Dibubarkan Begitu Saja

Foto: Yusril menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Pansus Angket DPR RI terhadap KPK. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Pakar Ilmu Hukum dan Administrasi Tata Negara, Prof Yusril Ihza Mahendra menanggapi keberadaan Pansus Hak Angket KPK yang dibentuk oleh DPR RI merupakan hal legal dan tidak menyalahi prosedur hukum.

“Pansus tidak bisa dibatalkan (dibubarkan) begitu saja, karena hukum yang berlaku memperbolehkan DPR RI menjalankan fungsinya dalam hal ini melakukan fungsi pengawasan, dan memang sudah kewenangan DPR,” ujar Yusril, kepada wartawan di gedung DPR RI, usai melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK, Senin (10/7).

Yusril juga mengatakan, jika ada pihak-pihak yang ingin membubarkan Pansus Angket KPK bisa saja dilakukan, namun mesti dilakukan melalui ranah pengadilan.

“Sekiranya, sekalipun ada pihak yang ingin membubarkan pansus hak angket kpk, harus melalui putusan pengadilan, orang atau pihak pihak yang merasa bersengketa ataupun menentang pansus hak angket kpk ini, jika mau berhadapan meski dihadapi secara hukum, ranah pengadilan lah yang lebih tepatnya, yang dapat mengatakan ilegal atau tidak, pengadilan yang memutuskan bukan yang lain,” tutur Yusril.

Lebih lanjut ia mengatakan kepada semua pihak, baik yang setuju maupun yang berseberangan dengan adanya Pansus Hak Angket terhadap KPK, semuanya bisa ditempuh melalui jalur hukum. Bukan dengan perlawanan politik seperti membentuk opini yang tidak benar di masyakarat.

“Keputusan apapun jika ada yang merasa tidak kooperatif bisa disampaikan melalui jalur hukum, Keputusan DPR ini, jangan ada yang melakukan perlawanan dengan cara perlawanan politik, jangan sampai membuat opini yang tidak benar, jadi nanti kurang baik hasilnya kalau ada keputusan hukum yang harus dilawan dengan cara cara politik. Seharusnya jika ingin melakukan perlawanan harus menempuh dengan jalur hukum juga, jadi kan mengedukasi, jadi bisa memberikan contoh bagaimana kehidupan bernegara yang baik dan benar,” jelas Yusril.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.