Rabu, 28 Juli 2021

Irigasi Bermasalah, Warga Desa Ini Gagal Panen

Irigasi Bermasalah, Warga Desa Ini Gagal Panen

Foto: Para petani di Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen Jawa Tengah mengalami gagal panen akibat irigasi tak bekerja. (ist)

Kebumen, Swamedium.com — Para petani di Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mengalami gagal panen akibat air irigasi yang mengairi sawah seluas ratusan hektare di wilayah setempat terlambat mengalir. Akibatnya para petani kini harus menderita kerugian yang di perkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Banner Iklan Swamedium

Lukman, petani setempat mengemukakan, dari sekian banyak sawah warga yang terkena dampak telatnya air irigasi, sawah yang berada di wilayah Karangdelik mengalami dampak terparah hingga tampak kering kerontang.

“Sebenarnya tak hanya sawah yang ada di desa kami yang gagal panen, tapi desa desa tetangga yang dilalui saluran irigasi saluran Wadaslintang tersebut juga sebagian ada yang bernasib sama,” papar Lukman seperti dikutip sorotkebumen.com, Selasa (11/7).

Menurutnya, selain tidak ada air yang mengalir beberapa waktu lalu, saluran irigasi setempat memang perlu adanya perbaikan lagi, meskipun sebelumnya telah ada perbaikan.

“Perbaikan yang ada kurang menyeluruh, kalau untuk pembuangan sudah lumayan pembangunannya tapi irigasi untuk pemasukan air kondisinya masih minim perbaikannya. Yang dari daerah Mengkawa sampai Sangubanyu masih kecil dan belum di beton, sehingga debit air yang dibawa tidak bisa maksimal,” terangnya.

Lukman menambahkan, gagalnya panen tersebut berdampak pada saat lebaran tahun ini sepi dari kegiatan warga tak seperti biasanya. Ketika panen normal, kata dia, suasana saat lebaran tampak ramai dan meriah.

“Lebaran kemarin agak sepi, soalnya hampir semua petani yang terdampak gagal panen mengalami paceklik,” pungkasnya. (dip)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita