Selasa, 29 September 2020

Komnas HAM Desak Polisi Usut Otak Intelektual Penganiayaan Hermansyah

Komnas HAM Desak Polisi Usut Otak Intelektual Penganiayaan Hermansyah

Foto: Ahli IT dan pakar telematika Hermansyah. (ist)

Jakarta, Swameidum.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai aksi penganiayaan dan penusukan terhadap ahli IT ITB, Hermansyah adalah bentuk kegagalan negara dalam menunaikan kewajiban konstitusionalnya, khususnya dalam memberikan rasa aman terhadap warga negaranya.

Komisioner Komnas HAM bidang Mediasi Maneger Nasution berpendapat, kasus ini kembali menjadi ujian bagi negara, khususnya pihak kepolisian. Maka itu, pihaknya mendesak agar Polri mengusut tuntas kasus ini, menemukan motif, dan mengungkap otak intelektualnya.

“Hal ini harus dibawa ke ruang publik, jangan lagi dibiarkan di ruang gelap,” tegas Maneger melalui siaran persnya, Selasa (11/7).

Maneger pun menegaskan, pihaknya akan mengawasi kasus pembacokan terhadap ahli IT yang menyebut kasus percakapan berkonten pornografi Imam besar FPI, Habib Rizieq Syihab adalah sebuah rekayasa.

“Kasus ini terbilang barbar dan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tandasnya.

Sebab, lanjut Maneger, jika kasus ini dibiarkan tanpa pengusutan yang cepat, dikhawatirkan akan memicu aksi teror baru dan menjadi preseden buruk bagi perkembangan demokrasi.

“Tidak ada pilihan lain, Kepolisian Negara untuk mengusut kasus ini secara profesional dan transparan serta segera membawa aktor intelektual, motif dan pelakunya ke ruang terang proses hukum,” tutupnya. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.