Kamis, 24 September 2020

Prof Romli: KPK Hanya Pentingkan Penindakan, Pencegahan Korupsi Terlupakan

Prof Romli: KPK Hanya Pentingkan Penindakan, Pencegahan Korupsi Terlupakan

Foto: Prof Romli saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Ahli Ilmu Hukum dengan Pansus Hak Angket DPR RI terhadap KPK di Gedung DPR RI. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Pakar Hukum Tata Negara, Prof Romli Atmasasmita menilai kinerja KPK pada dasarnya bukan hanya sebatas penindakan dan penyidikan namun lebih dari itu, harus memiliki fungsi pengawasan dalam hal ini pencegahan terhadap potensi kasus-kasus korupsi yang bisa terjadi.

“Kewenangan KPK hanya menuntut dan menyidik, sama halnya dengan fungsi Monitoring, Supervisi, dan Koordinasi. Bahasa saya telah gagal, KPK hanya mementingkan tugas penindakan,” kata Prof Romli dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket DPR RI terhadap KPK di Gedung DPR RI, Ruang KK I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7) sore.

Ia menyayangkan dengan apa yang saat ini tengah terjadi di KPK. Pasalnya, lembaga antirasuah itu dinilai kinerjanya jauh dari awal pembentukan institusi ini yang dapat melakukan peran pencegahan.

“Di awal pembahasan pembentukan KPK, peranan KPK itu multifungsi, supervisi dan koordinasi. Oleh karena itu pemerintah berusaha agar KPK bisa dibentuk, tapi sayang hanya fungsi penindakan saja yang berjalan,” pungkasnya. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.