Senin, 25 Januari 2021

Teh Hijau dari Solok Selatan, Minuman Favorit Ratu Beatrix

Teh Hijau dari Solok Selatan, Minuman Favorit Ratu Beatrix

Foto: Dari kaki gunung Kerinci, teh hijau dari perkebunan Suliki, Kabupaten Solok Selatan ternyata menjadi minuman favorit Ratu Beatrix dari Kerajaan Belanda. (ist)

Padang, Swamedium.com — Bicara tentang kualitas teh, Teh Liki dari perkebunan Suliki Kabupaten Solok Selatan kualitasnya memang nomor satu. Salah satu buktinya, teh hijau dari Suliki ini menjadi minuman favorit Ratu Beatrix Wihelmina Armgard dari Kerajaan Belanda.

Banner Iklan Swamedium

Ratu yang memimpin Kerajaan Belanda dari tahun 1980 hingga 2013 ini, telah mengonsumsi Teh Liki secara turun temurun sejak zaman penjajahan Belanda.

Seperti dilansir klikpositif.com, Direktur Utama PT Mitra Kerinci, Yosdian Adi mengisahkan, perwakilan kerajaan Belanda beberapa kali berkunjung ke perkebunan untuk melihat perkembangannya.

“Dulu ada kabar ke Belanda, kalau perkebunan teh favorit kerajaan tutup sampai mereka akhirnya berkunjung ke sini,” ujarnya.

Disebutkan, setiap bulan Teh Liki mengirimkan teh hijau ke Belanda kurang lebih dua kontainer atau 50 ton. Keluarga kerajaan membeli produk teh melalui vendor atau trader di Belanda, namun terkadang juga membeli secara langsung ke perusahaan dengan jumlah unlimited atau seadanya produksi.

“Kita mengirimkan langsung Teh Hijau Liki ke kerajaan, tapi mereka terkadang juga membeli langsung kepada trader yang ada di Belanda dan itu hanya teh hijau,” jelas Yosdian.

Alasan keluarga Kerajaan Belanda memilih produk Sumatera Barat ini karena kandungan tanin (zat anti oksidan) didalamnya paling tinggi di Indonesia. Tingginya kandungan tanin Teh Liki ini disebabkan karena tanah di daerah Suliki merupakan tanah gunung. Selain itu, air di daerah Suliki mengandung zat mineral alkaline yang bermanfaat untuk kesehatan.

“Teh di Solok Selatan sama dengan yang di Bandung, yaitu Teh Gambung, tapi kandungan tanin di Teh Liki lebih tinggi, yaitu 17 persen, sedangkan di Bandung hanya 10 hingga 12 persen,” ungkapnya.

Yosdian mengakui, dengan dikonsumsinya Teh Liki oleh Ratu Beatrix atau keluarga kerajaan, membuat Teh Liki juga disukai warga Belanda. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita