Sabtu, 26 September 2020

Teror Novel dan Hermansyah Tanpa Senjata Api, Pekerjaan Siapa?

Teror Novel dan Hermansyah Tanpa Senjata Api, Pekerjaan Siapa?

Foto: Asyari Usman. (ist)

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamedium.com — Novel Baswedan (NB) disiram dengan air keras. Cedera yang dialaminya sangat berat. Ada kemungkinan dia tidak bisa lagi menjalankan tugas sebagai penyidik KPK. Novel “dilumpuhkan” tanpa peluru, tanpa suara tembakan. Tanpa senjata api (senpi). Relatif sulit diungkap karena tidak meninggalkan bekas. Tidak ada selongsongan peluru sehingga polisi “tidak perlu pusing” harus mencari asal-usul peluru.

Hermansyah (HS) ditusuk atau dibacok. Modal kejahatan cuma pisau atau golok. Juga tanpa peluru. Tanpa suara tembakan. Tanpa senpi. Tetapi cedera yang dialami HS cukup menegangkan keluarga dan masyarakat. Dalam kasus ini pun, Polisi “tidak perlu pusing” menelusuri dari mana peluru berasal dan siapa pemiliknya

Dalam kedua serangan ini, perencananya cukup cerdas. Air keras sulit melacak asal-usulnya. Begitu juga pisau, golok, celurit, dlsb. Kalau pakai pistol, misalnya, biasanya opini publik akan segera tertuju ke lembaga yang berwenang menggunakan senpi.

Kelihatanya, cara ini paling ampuh bagi perencana dan pelaku untuk menghilangkan jejak teror mereka. Cara tanpa senpi ini akan mereka gunakan terus jika mereka merasa masih ada lagi orang yang harus disingkirkan. Yang mereka anggap penghalang jalan.

Sebelum lanjut, perlu diperspektifkan bahwa ada dua macam manusia yang paling dibenci oleh kalangan tertentu. Pertama, petugas pemberantasan korupsi (dalam hal ini penyidik KPK). Kedua, Islam dan semua yang terkait dengan aktivitas dakwah. Golongan yang kedua ini sangat luas, meliputi umat Islam dan termasuklah di situ orang-orang yang berpotensi membela para ulama. HS masuk ke dalam kategori ini.

Kembali ke upaya untuk mengungkap teror terhadap NB dan HS. Polisi tidak mencapai progres yang dituntut masyarakat dalam kasus NB. Polisi mengatakan sudah berusaha keras untuk mencari pelaku air keras NB tetapi belum juga menangkap para pelakunya. Kemungkinan besar pelaku teror terhadap HS akan sulit juga diungkap dan ditangkap.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.