Kamis, 24 September 2020

Anda Punya Tato? Jangan Datang ke Lokasi Wisata Ini di Jepang

Anda Punya Tato? Jangan Datang ke Lokasi Wisata Ini di Jepang

Foto: Onsen, tempat mandi air panas di Jepang mengeluarkan aturan melarang pemakai tato ikut mandi. (ist)

Tokyo, Swamedium.com — Tato bagi sebagian orang adalah seni. Tapi di Jepang, punya tato bisa dikaitkan dengan organisasi mafia disana. Untuk itu, beberapa tempat wisata di Jepang melarang pemakai tato berkunjung ke sana.

Salah satu tempat yang dilarang itu adalah Onsen, yaitu sumber air panas ternama di Jepang. Lokasi ini menjadi destinasi utama para turis mengunjungi Jepang.

Studi yang dilakukan oleh Japan Tourist Agency pada tahun 2014 menyebutkan sepertiga turis asing mengindikasikan onsen adalah salah satu alasan utama mereka untuk berkunjung ke negara tersebut.

Sementara sebuah survei pemerintah, seperti dikutip foxnews, menyebutkan lebih dari separuh hotel di Jepang tidak membolehkan pengunjung dengan tato memasuki area pemandian umum mereka.

Survei lain yang dilakukan oleh Japan Tourist Agency pada tahun 2015 menemukan bahwa 56 persen hotel dan penginapan ternama tidak mengizinkan orang-orang dengan tato memasuki area pemandian umum mereka.

Namun, Dinas Pariwisata Jepang menginginkan hal ini berubah, paling tidak bagi turis mancanegara. Tahun lalu, instansi pemerintah memohon kepada operator onsen untuk lebih memerhatikan latar belakang budaya para turis nonJepang yang mungkin bertato. Namun bagi pengunjung Jepang, larangan ini masih bisa berlaku.

Shogo Akamichi, pejabat Dinas Pariwisata Jepang yang bertanggung jawab atas promosi pariwisata berharap ada perubahan aturan ini untuk para wisatawan agar mereka yang datang walau punya tato masih dapat menikmati onsen sepenuhnya di Jepang. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.