Jumat, 25 September 2020

Fokus Teror Hermansyah, Jangan Lupakan Presidential Threshold di DPR

Fokus Teror Hermansyah, Jangan Lupakan Presidential Threshold di DPR

Foto: Asyari Usman. (Facebook Asyari Usman)

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamedium.com — Wajar sekali perhatian semua orang terfokus ke peristiwa pembacokan Hermansyah. Tetapi, Anda juga harus melihat perkembangan sangat penting yang sedang berlangsung di DPR. Sangat krusial. Ini menyangkut keinginan Joko Widodo untuk menciptakan calon tunggal di pilpres 2019.

Pemerintah sedang all-out, melakukan semua hal, untuk memaksakan pengesahan DPR atas “presidential threshold” (PT) di angka 20%.

Yang dimaksud dengan PT 20% itu adalah: dalam pilpres 2019 nanti, partai atau gabungan partai-partai yang ingin mengajukan calon presiden wajib memiliki jumlah suara pemilihan legislatif (pileg) 2014 sebesar minimal 20% untuk mengajukan calon presiden.

Sebagai contoh, Partai Gerindra merebut suara pileg 2014 sebesar 11.81%. Supaya bisa mengajukan capres, partai Prabowo ini perlu berkoalisi dengan partai-partai lain agar bisa mencukupi angka 20%. Katakanlah PKS (6.79%) tetap teguh bersama Gerindra di pilpres 2019 nanti, berarti baru ada 18.6%.

Kalau sekiranya PAN (7.59%) mau bergabung, berarti koalisi Gerindra, PKS, dan PAN bisa mengajukan capres dengan modal 11.81% + 6.79% + 7.59%, sehingga menjadi 26.19%.

Sekarang ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan partai-partai pendukungnya, yaitu PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PKB, dan PPP, sedang berusaha sekuat tenaga di DPR agar batas minimal pengajuan capres (PT) di angka 20% itu, bisa disahkan oleh DPR melalui voting (pemungutan suara). Melalui musyawarah pasti tidak akan menjadi kenyataan karena Gerindra dan PKS tidak akan mau menerima itu. Diasumsikan Partai Demokrat juga tidak akan menerima.

Melalui voting, hampir pasti keinginan Jokowi ini tercapai. Sebab, di DPR, koalisi PDIP (109), Golkar (91), NasDem (35), Hanura (16), PKB (47) dan PPP (39) memiliki anggota DPR sebanyak 337 orang dari total 560. Untuk menang voting hanya diperlukan 281 suara.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

  1. adam malik

    Hmmm ada bau2 konspirasi dari pihak yg menginginkan presidential threshold dg pihak luar…
    Kedaulatan Negara tampaknya dalam ancaman pihak asing…

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.