Senin, 21 September 2020

Peringatan, Vape Berisiko Picu Stroke

Peringatan, Vape Berisiko Picu Stroke

Foto: Vape ternyata berisiko memicu stroke. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Saat ini muncul gaya hidup menghisap rokok elektrik atau dikenal dengan nama Vape. Tahukah Anda, rokok elektrik ini bisa memicu stroke.

Dilansir dari The Sun, sebuah penelitian melakukan uji coba dengan menggunakan tikus yang terpapar uap vape selama 10 hingga 30 hari dan hasilnya tikus mengalami stroke dan kerusakan saraf yang lebih besar dibandingkan tikus yang terpapar asap tembakau.

“Vaping tidak lebih aman daripada rokok tembakau dan dapat menimbulkan risiko serupa, risikonya stroke berat,” papar peneliti dari Texas Tech University Health Sciences Center.

Para pemakai vape umumnya beralasan, rokok elektrik ini bisa mengatasi kecanduan rokok tembakau. Padahal, dari penelitian itu, penggunaan vape juga membuat otak lebih sedikit menyerap glukosa atau zat yang bertanggung jawab dalam memicu aktivitas otak.

Profesor Jeremy Pearson, dari British Heart Foundation, menegaskan dari penelitian ini menunjukkan bahwa belum ada bukti ilmiah yang menunjukan bahwa vape lebih aman bagi kesehatan dibandingkan merokok. Penelitian ini pun sudah dipresentasikan di American Heart Association’s International Stroke Conference 2017. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.