Selasa, 22 September 2020

11 Makanan Yang Terlarang Bagi Penderita Gagal Ginjal

11 Makanan Yang Terlarang Bagi Penderita Gagal Ginjal

Jakarta, Swamedium.com – Ginjal merupakan salah satu organ penting tubuh yang harus dirawat dengan baik. Bila ginjal mengalami penurunan fungsi, selain harus diobati rutin juga harus cuci darah, bahkan transplantasi ginjal. Agar fungsinya tidak semakin menurun, penderita harus pantang makanan tertentu.

Ginjal dalam tubuh manusia berfungsi sebagai alat penyaring darah yang bentuknya seperti kacang. Meski bentuknya kecil bila fungsinya terganggu, maka seluruh tubuh bisa terkena masalah.

Namun, apabila sudah terlanjut sakit, penderita gagal ginjal harus disiplin dalam memilih asupan makanan agar ginjalnya tidak lebih parah. Biasanya, orang yang ginjalnya rusak dilarang mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, kalium, karbohidrat tinggi dan mineral tinggi.

Berikut ini, laman penginsehat.com memberikan daftar makanan yang harus dihindari oleh penderita gagal ginjal.

1. Nasi
Nasi adalah sumber karbohidrat utama yang menjadi menu wajib bagi orang Indonesia. Belum makan, kalau belum pakai nasi. Tetapi bagi penderita ginjal, nasi bukanlah karbohidrat yang tepat untuk dikonsumsi.

Nasi mengandung gula yang tinggi, sehingga membuat cepat haus. Padahal, penderita gagal ginjal tidak boleh terlalu banyak minum karena kerja ginjal semakin berat.

2. Gandum
Roti yang terbuat dari gandum atau sereal harus dihindari sebab karbohidrat yang terkandung di dalam gandum sulit untuk dicerna. Karena itu, penderita gagal ginjal pantang mengonsumsi gandum.

3. Kentang
Banyak makanan lezat yang terbuat dari bahan dasar kentang. Mulai dari perkedel, kentang mayonnaise, donat, dan lain sebagainya. Tetapi, kentang bagi penderita ginjal harus dihindari karena membuat kita cepat haus.

Padahal, pasien ginjal tidak boleh minum air terlalu banyak karena tubuh tidak bisa mengeluarkan air melalui urine atau air kencing. Kelebihan cairan bisa mengakibatkan komplikasi penyakit lain yang tidak diinginkan penderita maupun keluarganya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.