Sabtu, 12 September 2020

Pemerintah Utang Subsidi BBM, Keuangan Pertamina Terganggu

Pemerintah Utang Subsidi BBM, Keuangan Pertamina Terganggu

Foto: Ilustrasi (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Arief Budiman mengungkapkan, utang subsidi BBM pemerintah sebesar Rp20 triliun, membuat Persero kini mengalami gangguan keuangan.

Arief mengatakan, tunggakan utang subsidi BBM oleh pemerintah itu mengakibatkan arus kas perusahaan tak berjalan baik dan memiliki pengaruh yang signifikan.

Menurut laporan keuangan Persero per 31 Desember 2016, kas dan setara kas perusahaan tercatat US$5,26 miliar atau setara Rp75,11 triliun. Sehingga, kata Arief, jumlah piutang ini saja sudah sebesar 26,62 persen dari total kas perseroan hingga akhir tahun lalu.

Pemerintah sendiri, diketahui baru akan melunasi urusan piutang subsidi BBM sebesar 20 triliun ini tahun depan. Hal inilah yang menggelisahkan Direktur Keuangan Pertamina itu. Pasalnya, batas waktu pelunasan piutang yang dijanjikan pemerintah masih lama. Sedangkan, uang tersebut dibutuhkan segera untuk menjaga stabilitas arus kas perusahaan persero.

Untuk itu, kata Arief, rencananya Persero akan terus menggiatkan efisiensi guna mengurangi tekanan pada neraca perseroan akibat piutang tersebut.

“Tentunya mempengaruhi, kami akan coba mengendalikan tekanan dengan upaya efisiensi,” kata Arief seperti dikutip CNN Indonesia, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Arief mengaku, peluang Persero untuk melakukan efisiensi pada tahun ini lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Persero telah melakukan efisiensi besar-besaran sejak dua tahun silam. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.