Selasa, 29 September 2020

Terkait Penganiayaan Hermansyah, Ketua Presidium MRI Tantang Polisi

Terkait Penganiayaan Hermansyah, Ketua Presidium MRI Tantang Polisi

Foto: Yudi Syamhudi. (Dipo/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Pernyataan pihak kepolisian yang mengancam akan memperkarakan siapapun yang menyebut kasus penganiayaan Ahli IT Hermansyah dengan kasus Habib Rizieq Syihab berbuntut panjang. Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti menantang polisi untuk membuktikan ucapannya.

Berikut isi lengkap surat tantangan Yudi diterima Swamedium.com, Kamis (13/7):

Saya akan uji pernyataan Polisi yang akan pidanakan siapa yang kaitkan Penyiksaan Saudara Hermansyah, dengan Pembongkarannya kasus fitnah Chat Sex Habib Rizieq Shihab. Apa yang disampaikan publik adalah sebagai hipotesa yang terindikasi. Saya bikin pernyataan di media beberapa waktu lalu. Bahkan saya menuding, ini karena Jokowi gagal dalam membuat keadaan Rakyat pemilik Negara ini yang seharusnya aman, menjadi tidak aman.

Saya akan datangi Polri atau Polda untuk menantang dipidanakan, Tapi dengan prinsip saya, bahwa Saya MEWAKILI Publik bahwa KAMI TIDAK BERSALAH. Minggu depan saya akan datangi POLRI atau POLDA dengan membawa Komentar-Komentar saya di media. Saya akan datangi supaya Polisi menangkap saya demi sebuah KEBENARAN YANG DIPERJUANGKAN. Sekaligus sebagai bentuk tahapan Perjuangan menuju SIDANG ISTIMEWA. Bahwa Indonesia dalam Ancaman Menjadi Negara Terkejam, dimana Hak Asasi Manusia dihancurkan oleh Rezim Jokowi lewat instrumen-instrumen kekuasaannya.

Dan saya merasakan sakitnya, apa yang dirasakan Saudara Hermansyah. Daripada Polisi terus mengancam Rakyat dengan ketakutan-ketakutan berpendapat, lebih baik Saya ke Polisi untuk dipidanakan tanpa Kesalahan Saya. Agar Perubahan di negeri ini cepat terjadi dan Rakyat tidak lagi takut pada Polisi, akan tetapi takut akan hancurnya keadilan dan rusaknya Negara Indonesia.

Saya akan datang sebagai Rakyat Indonesia sekaligus sebagai bagian Masyarakat Dunia yang dilindungi Hukum Internasional. Bagi yang mau bersama Saya, mari kita bersama ke Polri atau Polda. Tapi jika tidak ada, Saya akan datang sendiri. Salam.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.