Senin, 21 September 2020

Jika Head to Head, Prabowo Akan Tumbangkan Jokowi

Jika Head to Head, Prabowo Akan Tumbangkan Jokowi

Foto: Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, hingga saat ini masih terlihat Pemilihan Presiden (pilpres) 2019 akan kembali terjadi pertarungan head to head antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Pangi menilai, jika itu terjadi, kemungkinan besar Prabowo bakal menumbangkan Jokowi.

“Sampai sekarang untuk RI 1 tampaknya akan kembali head to head Prabowo dengan Jokowi. Kalau itu terjadi maka Jokowi bisa ditenggelamkan figur Prabowo,” kata Pangi, Jumat (14/7).

Bukan tanpa alasan, Pangi mengatakan itu, pasalnya, elektabilitas dan pemerintahan Jokowi makin melemah. Terjadi ketidakpercayaan di masyarakat akibat rusaknya tatanan ekonomi dan hukum.

“Otomatis Prabowo punya kans untuk menenggelamkan Jokowi pada Pilpres 2019,” ujarnya.

Menurut Pangi, tanda-tanda tumbangnya Jokowi di pilpres 2019 terliha dari kepanikan pada rezim Jokowi sehingga mereka berupaya menjegal Prabowo. Salah satunya melalui pemaksaan wacana presidential threshold 20-25 persen dalam Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

“Gelagat dan bisa kita memahami logika awam bahwa ada upaya mencegal Prabowo maju menjadi calon presiden lewat presidential threshold 20-25 persen,” tandasnya.

Lebih lanjut, Pangi menduga ada keinginan rezim saat ini untuk memaksakan calon presiden tunggal du pilpres 2019. Untuk itulah, lanjut Pangi, mengapa PDI Perjuangan dan Partai Golkar memaksakan kehendak dengan cara melawan putusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan menghilangkan presidential threshold.

“Ujungnya adalah calon tunggal dan calon kotak kosong atau capres boneka buatan rezim mungkin saja terjadi,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.