Minggu, 27 September 2020

Miris! Listrik Diputus, Anak Yatim Bongkar Celengan Bayar Denda

Miris! Listrik Diputus, Anak Yatim Bongkar Celengan Bayar Denda

Foto: Puluhan anak yatim membawa celengan mendatangi PLN Pacet. (Facebook Gunaone Ngoro)

Mojokerto, Swamedium.com — Puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Villa Doa Yatim Sejahtera Mojokerto mendatangi kantor PLN Rayon Pacet. Apa yang mereka lakukan?

Ternyata mereka datang dengan membawa celengan yang berisi uang yang mereka tabung sejak setahun yang lalu untuk membayar denda listrik setelah dicabut pihak PLN. Panti Asuhan tempat mereka bernaung, telah dicabut aliran listriknya oleh PLN karena dianggap mencuri listrik.

Pengasuh Villa Doa Yatim Sejahtera, Muhammad Mukidin Al Jubali mengatakan, kedatangan mereka dalam rangka memenuhi tanggung jawab membayar tagihan denda listrik yang dikenakan PLN pada mereka.

“Kami ke sini bermaksud untuk membayarkan denda yang dibebankan kepada kami. Jadi kami memiliki tanggung jawab untuk membayarkan sesuai aturan yang diberlakukan mereka,” katanya kepada wartawan, Kamis (13/7).

Mukidin juga menjelaskan maksud dari kedatangan anak-anak yatim itu.

“Kami mengajak anak-anak yatim piatu untuk membayar ini sebagai bentuk pembelajaran atas sikap tanggung jawab dan kami bukan pencuri,” jelasnya seperti dikutip Akurat.

Pembayaran yang dilakukan oleh anak-anak tersebut menggunakan uang koin dan uang kertas. Terlihat pecahan uang kertas Rp 2000 hingga Rp100 ribu.

Setelah terkumpul, uang tersebut diserahkan langsung kepada Manajer Rayon Pacet PLN Area Mojokerto Febri Radhianjaya.

“Kami sudah menerima pembayaran denda dari mereka secara lunas. Nanti kami pastikan listrik di Villa Doa Yatim Sejahtera akan kembali menyala,” ujar Febri.

Total uang yang diserahkan oleh anak-anak yatim itu berjumlah Rp10 juta dan telah dibayarkan lunas kepada pihak PLN.

Aksi anak-anak yatim itu membuat simpati banyak pihak setelah beredar di media sosial Facebook. Unggahan Gunaone Ngoro itu membuat sejumlah warganet berdatangan dan menyatakan kesediaamnya menjadi donatur untuk membantu beban yang ditanggung oleh 50 anak yatim tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.