Selasa, 22 September 2020

Yusril Ajak Semua Ormas Bersatu Lawan Perppu 2/2017

Yusril Ajak Semua Ormas Bersatu Lawan Perppu 2/2017

Foto: Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra. (okezone)

Belitung, Swamedium.com — Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengajak semua organisasi masyarakat (ormas) untuk bersatu menolak Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Pasalnya, Perppu tersebut dinilai bersifat otoriter.

Namun Yusril menegaskan, penolakan tersebut harus dilakukan melalui cara-cara konstitusional.

“Ormas-ormas Islam dan juga ormas-ormas lain, termasuk yayasan dan LSM, justru harus bersatu melawan kehadiran Perppu yang bersifat otoriter ini, tentu dengan tetap menggunakan cara-cara yang sah dan konstitusional,” kata Yusril, Jumat (14/7).

Ia mengatakan, banyak masyarakat, bahkan pimpinan ormas Islam menyambut gembira dengan terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 karena mereka mengira Perppu itu hanya mengatur soal pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Kenyataannya, Perppu tersebut tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas yang isinya norma atau aturan tentang berbagai hal tentang organisasi kemasyarakatan. Perppu ini berlaku umum terhadap ormas apapun juga di Indonesia.

“Perpu Nomor 2 Tahun 2017 ini memberikan peluang seluas-luasnya kepada pemerintah, khususnya Mendagri dan Menkumham untuk menilai apakah suatu ormas itu antara lain ‘menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila’ sebagaimana diatur dalam Pasal 59 ayat (4) huruf c Perppu ini,” kata Yusril.

Yusril menilai, Perppu tersebut memungkinkan Menhumkam dapat membubarkan ormas semaunya sendiri. Oleh karena itu, ia mengajak semua ormas termasuk partai politik menolak Perppu tersebut. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.