Selasa, 29 September 2020

Kapal Nelayan Tenggelam di Pantai Selatan, Satu Orang Belum Ditemukan

Kapal Nelayan Tenggelam di Pantai Selatan, Satu Orang Belum Ditemukan

Foto: Ilustrasi ombak tinggi. (ist)

Kebumen, Swamedium.com — Kapal Nelayan Berkah Melimpah Jaya 2 tenggelam di perairan selatan Kabupaten Kebumen, Jumat (14/7) sekira pukul 10.45 WIB di akibatkan hempasan ombak tinggi yang menghempaskan kapal nelayan tersebut. Satu diantara 20 Anak Buah Kapal (ABK) masih hilang dan belum diketahui nasibnya.

Kapal yang dinahkodai Badri itu berangkat dari Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap pada hari Kamis (13/7) pukul 22.00 WIB dan akan menuju daerah penangkapan ikan di perairan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Satu ABK Berkah Melimpah Jaya 2 yang tenggelam akibat dihempas ombak di perairan Kebumen hingga tak kunjung ditemukan. Sedangkan untuk ABK yang selamat saat ini telah dipulangkan ke rumah masing-masing semalam, Jumat (14/7).

Satu ABK yang belum diketemukan atas nama Haryono warga Jalan Cempaka RT 3 RW 3, Sidakaya, Cilacap,” kata Muhyidin, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kebumen, Sabtu (15/7/2017) pagi.

Dijelaskannya, dalam pemeriksaan di RSUD Cilacap kepada korban selamat, ternyata yang berangkat hanya 19 ABK dari 20 yang dijadwalkan berangkat dan 1 nahkoda yakni Badri.

Sampai saat ini HNSI, Polair Cilacap, Polair Kebumen, SAR Walet Perkasa Kebumen dan pihak-pihak terkait masih melakukan pencarian satu korban yang belum ditemukan.

“Bagi nelayan kami himbau selalu waspada dan hati-hati pada saat melaut dan selalu memperhatikan peringatan dari BMKG,” imbuhnya seperti dikutip sorotkebumen.com, Sabtu (15/7).

Adapun data nama-nama korban yang selamat yaitu, Agus nasranto, Dwi Wahyudin, Suyatno, Sunetim, Suwito, Dalijan, Subandi, dan Wahyono ABK asal Kabupaten Cilacap. Selanjutnya, Sobirin, Yudha Mahendra, Rukun, Dasum, Efendi, dan Krisyanto asal Kabupaten Banyumas.

Selanjutnya, tiga ABK asal Kabupaten Brebes yaitu Suhendri, Dwi Wakhiar, dan Edi Widiyanto. Satu ABK asal Yogyakarta yakni Pawiro Kusno dan satu ABK asal Kabupaten Purbalingga Triyono. Sementara nahkoda kapal Badri berasal dari Kabupaten Cilacap. (Dip)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.