Senin, 28 September 2020

Eskalasi Konflik Sosial Nelayan Meningkat, Apa Solusi Pemerintah?

Eskalasi Konflik Sosial Nelayan Meningkat, Apa Solusi Pemerintah?

Foto: Aksi unjuk rasa Front Nelayan Indonesia menuntut mundur Menteri Susi. (Hanibal/Forjim)

Oleh: Rusdianto Samawa*

Jakarta, Swamedium.com — Tulisan ini tidak untuk memprovokasi para nelayan untik bertindak diberbagai daerah. Buktinya, hari ini sebagaimana disampaikan informasi oleh Bung Riswanto nelayan Tegal bahwa puluhan nahkoda kapal cantrang secara spontanitas menggeruduk kantor Satker PSDKP Tegal tidak ada komando, tak ada dialog tapi nahkoda inisiatif sendiri untuk mendatangi kepala petugas Satker PSDKP meminta tidak melayani semua penerbitan SLO bagi kapal alat tangkap lain dan kantor akan disegel oleh nelayan, apabila sikap PSDKP tidak adil dalam pembuatan SLO.

Aksi spontanitas ini terjadi karena nahkoda merasa kesal dengan tidak ada kejelasan terkait hasil kesepakatan 15 orang perwakilan nelayan dengan pihak instana saat demo hari selasa kemaren di jakarta 11 Juli 2017 kemaren, nahkoda menuntut kejelasan perpanjangan ijin kapal cantrang untuk semua ukuran GT kapal.

Menurut Musta’in nelayan Rembang Jawa Tengah ini bahwa sangat kawatir jika dalam seminggu kedepan tidak ada kejelasan kepastian legalitas cantrang bisa melaut, maka akan terjadi chaos. Tensi nelayan sangat tinggi, sungguh sangat tinggi.

Sementara menurut Riyono, yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah bahwa gerakan nakoda dan ABK ke kantor-kantor pemerintahan menunjukkan ada potensi keruauhan sosial apabila pemerintah tidak segera memperbaiki peraturan menteri Susi Pudjiastuti. Kalau saja lambat mengeluarkan surat ijin kapal, maka eskalasi sosial semakin meningkat.

Para aparat keamanan harus segera mapping potensi ini, jangan sampai rakyat menjadi korban dalam kebijakan yang dianggap menibdas itu dengan tidak memberi solusi. Eskalasi konflik sosial terhitung mulai sekarang kondisinya kurang stabil. Lambat laun kalau kurang cepat menyelsaikan masalah yang dihadapi nelayan, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi chaos.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.