Kamis, 24 September 2020

Oknum Polisi Penganiaya Bocah SD, Punya Rekam Jejak Buruk

Oknum Polisi Penganiaya Bocah SD, Punya Rekam Jejak Buruk

Foto: SDN 1 Kumai Hilir, Kotawaringin Barat, tempat bersekolah MA (6) yang dianiaya seorang oknum polisi Brigadir ASS. (ist)

Kotawaringin Barat, Swamedium.com — Oknum polisi Brigpol AAS yang menganiaya siswa SDN 1 Kumai Hilir MA (12), memiliki rekam jejak yang buruk selama bertugas di Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Baru saja ASS ini dihukum secara internal karena terlibat atau membekingi peredaran minuman keras (miras). Makanya dia sekarang bertugas di SPKT Polres Kobar saja, jaga laporan warga di depan,” kata seorang anggota Polres Kobar seperti dikutip Sindonews, Minggu (15/7).

Tak hanya itu, informasi dari pihak keluarga, ASS juga ringan tangan kepada istri dan anak anaknya.

“Orangnya memang temperamen, suka main kasar. Banyak di internal Polres Kobar yang tidak suka sama ASS ini,” tambahnya lagi.

Sementara kasus penganiayaan (MA) 12) seorang siswa SD ini telah dilaporkan orang tuanya ke Polres Kobar. Kapolres Kobar AKBP Pria Premos mengatakan akan menindak tegas anggotanya yang telah menganiaya siswa SD.

“Saya pastikan akan proses sesuai aturan yang berlaku. Ancamannya bisa penundaan pangkat atau penurunan pangkat dan proses kurungan,” ujar Pria.

Terkait adanya ancaman fisik dari oknum polisi tersebut kepada para guru SDN 1 Kumai Hilir, Kapolres menegaskan tidak akan terjadi apa-apa kepada guru dan keluarga korban.

“Saya jamin keselamatan para guru, keluarga korban dan murid SD. Jangan takut, saya siap dihubungi bapak ibu sekalian setiap saat,” tegas Pria.

Sebelumnya diberitakan, tak terima anaknya didorong oleh MA, oknum polisi yang merupakan anggota Sabhara Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Brigadir Polisi ASS tega memukuli anak kelas 6 SD itu. Akibat penganiayaan tersebut, MA mengalami trauma dan gigi goyang serta mata bengkak. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.