Senin, 16 Mei 2022

Jadi Lokomotif Perjuangan, GNPF MUI Satukan kembali Umat Islam Indonesia

Jadi Lokomotif Perjuangan, GNPF MUI Satukan kembali Umat Islam Indonesia

Foto: Halal bihalal dan konsolidasi nasional GNPF MUI beberapa waktu lalu. (Belaquran)

Jakarta, Swamedium.com — Pasca bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, perjuangan Umat Islam akan terus berlanjut dalam menuntut berbagai keadilan. Hal ini dikuatkan dengan berbagai kasus kezaliman terus menghinggapi Aktivis dan Tokoh Islam yang berkaitan dengan Aksi Bela Islam.

Banner Iklan Swamedium

Seperti kasus penganiayaan terhadap Hermansyah sebagai saksi ahli kasus chat palsu Habib Rizieq Syihab, framing media mainstream yang berupaya menjatuhkan Islam serta penerbitan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Revisi atas UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan oleh Pemerintah yang tidak mengindahkan proses Pengadilan dalam upaya pembubaran Ormas.

Menanggapi hal itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustadz Bachtiar Nasir menyampaikan beberapa agenda utama dalam upaya menciptakan kedamaian dan keharmonisan Islam di Indonesia.

“Pertama, menguatkan ruhiyah 212. Hal tersebut dikarenakan pada awalnya spirit umat berangkat dari surat al-Maidah ayat 51 untuk kebaikan bangsa dan negara. Kedua, memperkokoh kembali ukhuwah Islamiyah,” kata Ustadz Bachtiar saat sesi wawancara di AQL Islamic Center, Jakarta, beberapa waktu lalu seperti dikutip Belaquran.

Menurut Ustadz Bachtiar, setelah Aksi Bela Islam 212 beberapa waktu lalu, gelombang umat agak berantakan. Lanjut ustadz Bachtiar, hal ini menjadi tugas GNPF MUI untuk mempersatukan kembali.

“Supaya persatuan umat Islam untuk kebaikan bangsa dan negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika tentunya, akan senantiasa terjaga,” katanya lagi.

Selanjutnya Ustadz Bachtiar menyampaikan agenda yang ketiga, yakni membantu para ulama atau aktivis yang saat ini menghadapi problem hukum.

“Kami harus bernegosiasi agar mereka semua dikeluarkan. Sebab mereka itu adalah saudara-saudara dan bagian dari gerakan kami yang harus dibela,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula pesan oleh Ketua Dewan Pembina GNPF MUI langsung dari Arab Saudi.

“Gelombang kekuatan yang berkeinginan jatuhnya kekuatan Islam di Indonesia sudah mulai kelihatan, bahkan sudah terdapat yang memperlihatkan dirinya. Umat Islam harus bersatu padu serta menyatukan langkah demi menegakkan keadilan dan kedamaian di Indonesia dengan GNPF MUI sebagai lokomotif perjuangan,” kata Habib Rizieq melalui pesan suaranya.

“Mari kita hilangkan perbedaan dan kebencian masing-masing, sudah saatnya Islam tumbuh kembang yang maju di Indonesia,” tambahnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita