Jumat, 25 September 2020

Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, Pengendara Diminta Lewat Arteri

Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, Pengendara Diminta Lewat Arteri

Foto: Gerbang tol Cikampek dipadati kendaraan yang mengular hingga 5 kilometer. (Sindonews)

Jakarta, Swamedium.com — Pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek PT Jasa Marga mengimbau, pengendara untuk menggunakan jalan arteri bila terjadi kemacetan. Pasalnya, saat ini ruas tol tersebut kerap mengalami kemacetan parah imbas dari proyek pembangunan Jakarta elevated II dan LRT di Tol Jakarta-Cikampek.

Hal itu disampaikan Kepala Humas Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek Handoyono, Senin (17/7) kemarin. Menurutnya, terkait rekayasa lalu lintas seperti contra flow juga tidak mungkin dilakukan, pasalnya, di jalur dari arah Cikampek juga memiliki kondisi arus lalu lintas yang ramai.

”Kami tidak bisa berlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, karena jalur dari arah Jakarta dan Cikampek juga dalam kondisi ramai,” ujar Handoyono, Senin (17/7) kemarin.

Handoyono juga menjelaskan, ada sembilan titik penyempitan lajur di ruas tol Jakarta-Cikampek. Penyempitan ini akibat proyek pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek II (elevated) yang berada di median jalan.

”Ada sembilan titik rawan pemicu kemacetan,” ucapnya seperti dikutip Sindonews.

Sembilan titik penyempitan lajur yang dimaksud berada di KM 25+400 (Cibitung), KM 26+200 (Cibitung), KM 27+50 (Cibitung), KM 28+000 (Cibitung), KM 29+700 (Cikarang Utama), KM 31+800 (Cikarang Barat), KM 33+100 (Cikarang Barat), KM 36+750 (Cibatu) dan KM 37+400 (Cikarang Timur). (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.