Rabu, 30 September 2020

Yusril Tunggu Panggilan MK untuk Uji Materi Perppu Ormas

Yusril Tunggu Panggilan MK untuk Uji Materi Perppu Ormas

Foto: Yusril Ihza Mahendra, selaku Kuasa Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendaftarkan gugatan terhadap Perppu Ormas ke Mahkamah Konstitusi. (Dok. Forjim)

Jakarta, Swamedium.com — Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah resmi mengajukan permohonan uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Ketua tim kuasa hukum HTI Yusril Ihza Mahendra mengatakan, uji materi diajukan untuk beberapa pasal maupun keseluruhan dari pasal-pasal yang ada di dalam Perppu tentang Ormas yang dianggap bertentangan dengan UUD 1945.

“Jadi permohonan kami ini intinya memohon MK batalkan seluruh Perppu 2/2017 atau setidak-tidaknya beberapa pasal yang terdapat dalam perppu yang kami anggap bertentangan dengan UUD 1945,” kata Yusril di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/7).

Yusril juga menjelaskan, uji materi diajukan khususnya untuk ketidakjelasan norma terkait hak-hak publik. Ia menyebutkan, norma yang dimaksud adalah sebuah organisasi atau ormas dapat dibubarkan karena menganut atau menyebarkan paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Ia juga memastikan gugatan uji materi perppu ormas sudah didaftarkan ke MK dan ia akan menunggu panggilan MK untuk proses selanjutnya. Ia pun meminta masyarakat mendoakan agar permohonan uji materi ini berhasil.

“Jadi sudah daftar dan kami tunggu panggilan MK, dan kita dengar dalam sidang pendahuluan akan kami perbaiki pertajam dan selanjutnya kami serahkan ke MK. Yang penting kami daftar masyarakat sudah tau kami mohon doa restu dan semoga berhasil,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.