Selasa, 29 September 2020

Jangan Permainkan Angka “212”

Jangan Permainkan Angka “212”

Foto: Peserta Aksi Super Damai 212. (ist)

Oleh: Rohmat Jarot*

Jakarta, Swamedium.com — Angka 212 mulai bermunculan, seperti memecah kumpulan massa islami pembela islam untuk dikotak-kotakkan pada satu kepentingan .Entah kepentingan sesaat, kepentingan ekonomi, kepentingan politik, militer dll.

Alhamdulillah, Ulama GNPF mulai terlatih membaca dan menganalisa fenomena ini.
Tetapi yang membingungkan adalah masalah penokohan dalam gerakan 212 tersebut.

Dan keengganan sang tokoh untuk diatur/dikordinasikan dengan arah dan tujuan politik dari GNPF agar selaras dengan spirit 212.

Para tokoh ini terkadang tidak paham bahkan bisa jadi meragukan, bahwa jalan yang dirintis dan diretas GNPF adalah jalan murni pembelaan al qur’an almaidah:51.

Ini gerakan Islami. Berkali-kali Tokoh utama ulama GNPF ditawari uang, ditawari jabatan dsb. Tapi alhamdulillah semuanya ditolak mentah-mentah.

Apakah anda ragu benar bila ada peristiwa Habib Rizieq Menolak pemberian uang 1 Trilyun dari orang kafir? Kalau anda ragu, maka saya tidak akan ragu dan saya percaya akan kebenarannya.

Mohon bagi para tokoh, pribadi manusia indonesia, yang menggunakan angka 212 perhatikan dan simak kembali peristiwa bela islam 212, jadikan mereka cermin untuk anda bergerak. Perhatikan cermin itu, nampak jelas tidak ada noda dipermukaan kacanya.Bersih memancarkan kilau keikhlasan hati dan kelurusan niat.

Jika wajah anda terlihat kotor dan kusam, maka segera perbaiki penampilan anda.

Jika anda tidak memperbaiki penampilan anda maka kilauan keikhlasan 7 juta cermin itu akan membutakan mata batin anda dan akan menutup jalan anda untuk menemukan jalan nafsu dunia yang ingin anda capai.

Maka dari itu mohon kiranya untuk tidak menyalahgunakan angka 212. Bicara jujur dari hati yang terdalam, dengan angka 212 yang anda cari untuk urusan dunia atau akhirat, demi kemaslahatan ummat?
Seluruh dunia kini memperhatikan anda dengan spirit 212. (*)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.