Jumat, 25 September 2020

La Nyalla dan Duo Nur Bikin Kontestasi Pilgub Jatim Kompetitif

La Nyalla dan Duo Nur Bikin Kontestasi Pilgub Jatim Kompetitif

Foto: Tolak disebut calon boneka, La Nyalla daftar cagub Jatim lewat Partai Demokrat. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Sebagaimana banyak diberitakan, Minggu 16/7) Nurwiytno, Inspektur Provinsi Jawa Timur yang biasa disapa dengan Cak Nur mendatangi Partai Demokrat Jatim untuk mendaftar sebagai Calon Gubernur (Cagub).

Sebelumnya, Rabu (12/7) Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf juga telah mendahului mendaftar sebagai Cagub ke Desk Pilkada Partai Demokrat Jatim. Dan Senin (17/7) La Nyalla M Mattalitti, Ketua Kadin Jatim, mengikuti jejak Duo Nur di atas, juga mendaftar ke Demokrat sebagai Cagub.

Meski mungkin masih akan ada peminat-peminat lain yang akan mendaftar ke Demokrat Jatim di hari-hari berikutnya, setidaknya dengan La Nyalla Duo Nur ini, Demokrat telah menunjukkan komitmennya untuk memberi alternatif pilihan sebanyak-banyaknya pada publik Jatim untuk memilih pemimpin terbaiknya.

Hal ini diungkapkan Direktur Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W Oetomo, pada hari dimana La Nyalla mendaftar sebagai Cagub Demokrat beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Mochtar yang juga pengajar di Universitas Trunojoyo Madura ini mangatakan bahwa La Nyalla dan Duo Nur ini memiliki potensi besar untuk untuk bersaing dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim yang sebelumnya telah diramaikan dengan tokoh-tokoh mapan popularitas seperti Saifullah Yusuf, Tri Rismaharini, Khofifafah Indar Parawansa dan Abdullah Azwar Anas.

Sebagaimana diketahui nama Cak Nur tidak muncul dalam hasil survei SSC periode Juni yang dirilis beberapa hari lalu. Tapi nama La Nyalla M Mattalitti muncul dengan cukup mengejutkan dengan perolehan popularitasnya sebesar 33,1%, akseptabilitas sebesar 27,2% dan elektabilitas sebesar 4,4%. Bahkan dalam pertanyaan top of mind, nama mantan ketua PSSI ini juga melekat dibenak 2,3% publik Jatim.

Sementara untuk nama Nurhayati juga muncul dengan tingkat popularitas sebesar 14,3%, tingkat akseptabilitas 9,3% dan tingkat elektabilitas sebesar 0,4%. Memang masih jauh dibanding dengan popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas 4 (empat) kandidat teratas, yakni Saifullah Yusuf, Tri Rismaharini, Khofifah Indar Parawansa dan Abdullah Azwar Anas yang rata-rata sudah mencapai dua digit.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.