Minggu, 27 September 2020

Paripurna Akan Sahkan RUU Pemilu, Begini Kekuatan Fraksi-fraksi DPR

Paripurna Akan Sahkan RUU Pemilu, Begini Kekuatan Fraksi-fraksi DPR

Foto: Rapat paripurna DPR. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Rapat Paripurna DPR ke-32 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2017-2018 dengan agenda pengambilan keputusan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu) yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon dihadiri oleh 385 anggota DPR.

Dari absensi Setjen DPR dan Kesekretariatan Rapat Paripurna hingga pukul 12.00 WIB didapat informasi bahwa 385 anggota DPR itu terdiri atas:

Fraksi PDI Perjuangan 96 orang, Fraksi Partai Golkar 70 orang, Fraksi Partai Demokrat 42 orang, Fraksi Partai Gerindra 35 orang, Fraksi Nasdem 31 orang, Fraksi PPP 29 orang, Fraksi PAN 26 orang, Fraksi PKS 25 orang, dan Fraksi PKB 16 orang, serta Fraksi Hanura 15 orang.

Agenda Rapat Paripurna DPR pada Kamis (20/7) ini adalah pengambilan keputusan tingkat II terkait RUU Pemilu. Sebelumnya dalam pembicaraan tingkat I di dalam Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu tidak berhasil dicapai kesepakatan.

Dalam pembahasannya, Pansus RUU Pemilu menyiapkan lima opsi paket yang mengakomodor lima isu krusial dalam RUU Pemilu. Adapun kelima opsi paket isu krusial tersebut adalah:

Paket A, ambang batas presiden 20-25 persen, ambang batas parlemen 4 persen, sistem pemilu terbuka, besaran kursi 3-10, konversi suara saint lague murni. Untuk paket A ini, dikabarkan ada lima fraksi yang mendukung yaitu Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PPP, Fraksi Partai Hanura, dan Fraksi Partai Nasdem.

Kemudian Paket B dengan ambang batas presiden 0 persen, ambang batas parlemen 4 persen, sistem pemilu terbuka, besaran kursi 3-10, konversi suara kuota hare. Paket ini didukung empat fraksi yaitu Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKS, dan Fraksi PAN.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.