Kamis, 01 Oktober 2020

Satu Tersangka Penganiaya Hermansyah Serahkan Diri ke Polisi

Satu Tersangka Penganiaya Hermansyah Serahkan Diri ke Polisi

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Salah satu pelaku penyerangan terhadap Ahli IT dari ITB Hermasyah yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Domaince, akhirnya menyerahkan diri. Total lima orang pelaku sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dengan penyerahan diri satu pelaku maka seluruh pelaku penganiayaan terhadap Hermansyah telah berada di tahanan Polda Metro Jaya.

“Sekarang (pelaku yang menyerahkan diri) masih diperiksa di Jatanras Polda Metro Jaya,” kata Argo seperti diberitakan Sindonews.

Tidak hanya Domaince, Siska, seorang wanita yang ada dalam kejadian penyerangan Hermansyah juga telah menyerahkan diri. Saat ini, Siska masih dimintai keterangan oleh polisi, pasalnya Siska yang diajak pelaku pulang bersenang-senang di salah satu tempat hiburan malam di Sawah Besar, Jakarta Pusat, diduga turut menyaksikan kasus penyerangan tersebut.

Meski begitu, Argo mengaku belum mengetahui persis kapan keduanya menyerahkan diri pada polisi.

“Nanti saya cek dulu yah datanya, kapan dia menyerahkan diri, kapannya, waktu kapan nanti saya sampaikan,” ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah berhasil meringkus dua pelaku penyerangan Hermansyah, Rabu (12/7) dini hari. Mereka adalah Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31), yang diringkus di kawasan Depok, Jawa Barat. Lalu, polisi kembali menangkap dua pelaku lagi pada hari Kamis (13/7) dini hari. Kedua pelaku terakhir adalah Erick Birahy dan Richard Patipelu. Keduanya diciduk di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Untuk diketahui, Hermansyah adalah ahli IT dari ITB yang sempat menyebut kasus dugaan chat berkonten pornografi Habib Rizieq adalah chat palsu itu diserang sekelompok orang tak dikenal saat sedang melintas di Tol Jagorawi Km 6. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.