Kamis, 24 September 2020

Antisipasi Kemarau, Pengajuan BPBD 500 Unit Mobil Tanki Ditolak

Antisipasi Kemarau, Pengajuan BPBD 500 Unit Mobil Tanki Ditolak

Foto: Armada tangki air bersih mulai disiagakan BPBD Cilacap untuk mengantisipasi lonjakan permintaan bantuan air bersih. (Dipo/swamedium)

Cilacap, Swamedium.com — Musim kemarau mulai mengancam wilayah rawan krisis air bersih di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Di wilayah tersebut terdapat wilayah-wilayah dengan tipikal semacam ini, masyarakatnya seringkali menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Untuk mengantisipasi musim kemarau itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap telah mengajukan pengadaan 500 unit mobil tangki air bersih. Namun sayangnya, pengajuan itu ditolak oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap. Pemkab hanya menyetujui sebanyak 100 tangki air bersih.

“Hanya disetujui 100 tangki. Mungkin dari pemerintah daerah menilai dengan 100 tangki air bersih sudah mencukupi. Nantinya jika air bersih yang disiapkan kurang, kita diperbolehkan untuk menambah. Fleksibellah, kalau kurang ya ditambah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Drs Tri Komara Sidhy W, MM seperti di kutip Radar Banyumas, Jumat (21/7).

Namun, Tri memastikan, penolakan jumlah tangki air bersih yang diinginkan BPBD tidak membuat pelayanan dropping air bersih ke desa-desa yang berada di 14 kecamatan menjadi terganggu. (Dip)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.