Sabtu, 26 September 2020

Despacito, Pak Joko Widodo?

Despacito, Pak Joko Widodo?

Foto: Presiden RI Joko Widodo. (ist)

Oleh: Fahrur Rozy*

Jakarta, Swamedium.com — 3 Mei 2017, Gubernur Ricardo Rosello, mendeklarasikan bahwa Puerto Rico, negara pulau dibawah naungan persemakmuran Amerika Serikat (AS), berstatus bangkrut atau pailit. Status ini disebabkan oleh utang sebesar US$ 70 milyar (sekitar Rp 931 triliun).

Kolumnis harian The New York Times, Mary Walsh menyebutnya sebagai kebangkrutan terbesar dalam sejarah AS. Mengalahkan kasus kebangkrutan negara bagian Detroit pada 2013 lalu.

Kondisi perekonomian Puerto Rico memang sedang carut marut. Selain utang yang menggunung, angka pengangguran terbilang tinggi mencapai 12%. Kekacauan perekonomian juga menyebabkan terjadinya eksodus (migrasi besar-besaran ke luar negeri). Tak kurang 350.000 orang eksodus dalam 10 tahun terakhir. (http://nytimes.com)

Selang beberapa pekan setelah pengumuman kebangkrutan, sebuah lagu karya penyanyi Puerto Rico, Luis Fonsi dan Daddy Yankee, bertajuk Despacito (berasal dari kosakata bahasa Spanyol, yang berarti pelan-pelan), melesat naik dalam chart lagu global. Bersamaan dengan melejitnya lagu ini, prosentase pengunjung pariwisata di negara semenanjung Karibia itu terdongkrak hingga 45 persen.

Popularitas Despacito, sampai tulisan in dibuat telah ditonton 2,6 milyar kali dikanal Youtube, bagaikan oase di tengah padang pasir bagi Puerto Rico. Beberapa tempat yang terdapat pada video klip lagu mampu menumbuhkan rasa penasaran pada pemirsanya. Seperti La Factoria Klub di San Juan dan La Perla, sebuah distrik pesisir pantai. Karena itu Puerto Rico mendapat peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan.

Despacito bisa disebut telah menyelamatkan Puerto Rico. Yah, walaupun untuk sementara. Ibarat orang yang terperosok di tepi jurang sambil berpegang pada akar pohon yang rapuh.

Terlebih lagi lagu Despacito kental dengan lirik erotis yang tidak pantas. Menceritakan tentang hubungan seksual meski tak menggunakan kata-kata vulgar.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.