Kamis, 24 September 2020

Israel Hanya Bolehkan Pria Lansia dan Wanita Shalat di Masjid Al-Aqsha

Israel Hanya Bolehkan Pria Lansia dan Wanita Shalat di Masjid Al-Aqsha

Foto: Polisi Israel hanya membolehkan pria lansia dan wanita masuk ke komplek Haram Al-Syarif untuk shalat di Masjidil Aqsa. (ist)

Yerusalem, Swamedium.com — Polisi Israel hanya membolehkan pria usia 50 tahun ke atas dan wanita memasuki Kota Tua Yerusalem untuk menunaikan shalat Jumat di Masjid al-Aqsa. Pembatasan itu menyusul makin meningkatnya ketegangan terkait pengetatan pengamanan di kompleks Haram al-Syarif.

“Izin masuk ke Kota Tua dan Temple Mount (Haram al-Syarif) akan dibatasi bagi pria berusia 50 tahun ke atas. Perempuan semua usia akan diizinkan masuk,” demikian pernyataan kepolisian Israel yang dikutip kantor berita AFP dan dilansir antaranews.

Ketegangan meningkat setelah kepolisian Israel memasang detektor logam di pintu masuk Haram al-Syarif, yang dikenal dengan nama Temple Mount oleh orang Yahudi. Pemasangan detektor itu menyusul penyerangan yang menewaskan dua polisi di dekat tempat itu.

Warga Palestina menolak masuk ke kompleks tersebut jika harus melewati detektor logam. Warga kemudian menunaikan shalat di luar, dan bentrokan dengan aparat kepolisian Israel kadang terjadi.

Sebelumnya beredar khabar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bakal memerintahkan pelepasan detektor logam itu sebelum shalat Jumat. Namun setelah konsultasi-konsultasi dengan kepala keamanan dan anggota kabinet keamanan, Netanyahu memutuskan tidak melepasnya. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.